oleh

Ditemukan Kemunculan Gas di Venus, Tanda-tanda Kehidupan Alien?

Mitrapost.com – Peneliti mendeteksi kemunculan fosfin, gas langka dan beracun di atmosfer planet venus. Menjadi tanda kemungkinan adanya kehidupan di venus.

Meski tak ada penemuan melalui pengamatan langsung terhadap kehidupan di planet lain, namun jumlah fosfin yang sangat banyak di Venus tak dapat dijabarkan memalui proses yang terlah dipelajari. Peneliti memperkirakan itu sebagai tanda kehidupan asing di tata surya kita.

Baca juga: Halalbihalal IKSAB Diikuti 5 Benua: Segala Ilmu Bermuara pada Al-Quran

Menghimpun detikINET, fenomena ini dianggap sebagai “tanda biologis” yang sangat baik, atau indikasi adanya kehidupan.Di Bumi, fosfin adalah salah satu gas yang paling berbau busuk, dan sering ditemukan di tempat-tempat seperti kolam berlendir dan kotoran hewan. Meski ada yang diciptakan melalui beberapa proses industri, gas ini dibuat oleh organisme anaerobik, termasuk bakteri dan mikroba.

Oleh sebab itu, peneliti memastikan adanya fosfin dalam jumlah besar di planet lain bisa menjadi indikator adanya kehidupan lain, yang saat ini di temukan di Venus.

Baca juga: UMKM GoJek Bisa Daftar Mandiri Melalui GoBiz

Venus memiliki dikenal memiliki permukaan yang panas dan asam, sehingga kondisi tanah tidak memungkinkan untuk menumbuhkan kehidupan. Namun, lingkungan di atasnya dianggap bisa untuk di huni makhluk hidup.

Sekitar 35 mil ke atas, kondisi lingkungan Venus memiliki iklim sedang. Kawasan inilah yang diperkirakan kemunculan gas.

Baca juga: 5 Inovasi Teknologi yang Bisa Kamu Gunakan Agar Tetap Sehat Selama PSBB

Awan memiliki kandungan yang sangat asam, sehingga akan menghancurkan fosfin dengan cepat. Artinya, ada suatu hal yang secara aktif membentuknya hingga jumlah gas yang ditemukan sedemikian rupa yang sulit untuk dijelaskan secara ilmiah.

Mengutip detikINET, tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Jane Greaves dari Cardiff University melaporkan temuan tersebut dalam sebuah artikel berjudul ‘Phosphine Gas in the Cloud Decks of Venus’ yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature Astronomy.

Baca juga: Pastikan Perangkat Anda Resmi, Ketahui Tanda-tanda Ponsel BM

Mereka mengungkapkan belum ad acara untuk mengetahui secara pasti arti dari temuan tersebut. Mereka menyimpulkan pendeteksi gas ini tidak cukup kuat untuk membuktikan adanya kehidupan. Untuk itu, masih diperlukan penyelidikan dan penelitian lebih lanjut untuk menguak lebih dalam.

David Clements, seorang ilmuwan di Imperial College London yang juga penulis penelitian ini, menggambarkan temuan tersebut dalam istilah whodunnit.

“Ini bukan senjata api, ini bahkan bukan residu tembakan, tapi ada bau kordit yang khas. Ini adalah langkah menuju kemungkinan penemuan kehidupan di atmosfer atas Venus. Tapi kami punya lebih banyak penelitian lagi sebelum dapat mengatakan ada kehidupan di Venus,” ujarnya, seperti melansir detikINET, Kamis (17/8/2020).

Baca juga:

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebookinstagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed