oleh

Catatan Perkembangan Kabupaten Rembang dalam Satu Periode Kepemimpinan

Rembang, Mitrapost.com Selama satu periode kepemimpinan, ada sejumlah catatan penting dalam perkembangan Kabupaten Rembang. Yakni mulai dari perkembangan infrastruktur hingga pendidikan.

Hal itulah yang dicatat dan disuguhkan dalam infografis oleh Rembangone.  Setidaknya ada lima prestasi mentereng yang ditunjukkan dalam infografis tersebut.

Lima poin tersebut berupa, peningkatan infrastruktur yang ditandai pembenahan jalan yang semakin membaik. Bidang kesehatan dengan ditandai penyediaan mobil ambulance di setiap kecamatan.

Dalam pembangunan sumber daya manusianya, pemerintah Rembang juga sempat memberikan beasiswa ke beberapa pelajar di Rembang. Khususnya dalam pendidikan tingkat universitas.

Dalam infografis tersebut, pada tahun 2017 ada sekitar 37 mahasiswa segala PTN yang menerima beasiswa dari pemkab.  Sedangkan pada tahun 2018 dan 2019, masing-masing ada sebanyak 52.

Selain itu, Rembang juga menjadi kabupaten peraih penghargaan daerah layak anak sebanyak tiga kali.  Serta menjadi satu-satunya daerah yang mempunyai Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD).

Baca juga: Pembangunan Jalan Lingkar Lasem-Rembang, DLH Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Amdal

Capaian prestasi Kabupaten Rembang lainnya adalah pengoptimalan pemanfaatan mata air Sumber Semen di Kecamatan Sale untuk konsumsi minum.

Prestasi lain juga disampaikan dalam pidato hut ke-279 Rembang, mulai dari angka kemiskinan yang mulai menurun,  penurunan angka pengangguran, naiknya investasi dan pendapatan perekonomian kabupaten Rembang.

Meskipun begitu, Rembang pada beberapa hari ini juga mempunyai catatan penting lainnya. Yakni perencanaan anggaran untuk honor guru Madrasah Diniyah, TPQ, perawat jenazah, guru tidak tetap (GTT) maupun pegawai tidak tetap (PTT) tahun 2021 yang baru dialokasikan antara 5 – 6 bulan menjadi sorotan penting.

Melansir dari media R2B, bahwa sorotan itu datang dari Anggota DPRD Rembang sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD, Gunasih. Ia mendesak dalam pembahasan Rencana Anggaran pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021 bisa langsung dialokasikan selama setahun penuh atau 12 bulan.

“Tidak ada maksud apa-apa, saya hanya ingin perencanaan penganggaran di Kabupaten Rembang baik. Tahun kemarin juga pernah saya sampaikan, tapi begini terus,” ujar Gunasih dilansir R2B pada Jumat (25/9/2020). (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Berita Terkait