oleh

Dewan Pati Minta Pengurus Ponpes Proaktif Agar Terdata dalam Bansos

Pati, Mitrapost.com Baru-baru ini Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan operasional untuk pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan islam di seluruh Indonesia. Dengan adanya bantuan ini, Dewan Pati mengimbau seluruh pengelola pondok pesantren (Ponpes) untuk proaktif menjalin komunikasi dengan komunitas lembaga pesantren agar tidak ketinggalan informasi.

Anggota Komisi D DPRD Pati Maesaroh khawatir pesantren-pesantren kecil berkembang yang harusnya menjadi prioritas malah tidak mendapatkan bantuan lantaran kurangnya info.

“Tentunya sudah ada wadahnya RMI (Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyyah) lembaga komunitas pesantren. Tentu saja harus pro aktif juga, kalau ada yang kelewatan harus komunikasi dengan RMI agar tidak ketinggalan,” ujar politisi fraksi PKB tersebut.

Baca juga: Respon Bansos Tidak Merata, SMKN 2 Pati Menangkan Lomba Film Tingkat Provinsi

Selain itu, pengurus komunitas juga diharapkan mempunyai data yang valid agar saat verifikasi bantuan bisa tepat sasaran.

“Pendataan juga penting kalau tidak valid ya tidak merata,” imbuhnya.

Adapun bantuan operasional yang dianggarkan sebanyak Rp 1,089,560,000,000 yang disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama sudah dicairkan sebesar Rp930 miliar.

Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pembiayaan operasional seperti bayar listrik, air, membayar honor pendidik serta membiayai kebutuhan protokol kesehatan. (Adv/MA/UP/SHT)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed