oleh

BPBD Rembang Prediksi Kekeringan Berlangsung Hingga Desember

Rembang, Mitrapost.com – Kekeringan air bersih di Kabupaten Rembang diprediksi berlangsung hingga Desember mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Budi Asmara selaku PLT Dinas BPBD Rembang.

“Memang Kabupaten Rembang sesuai BMKG itu minim. Berdasarkan BMKG di Kabupaten Rembang masih kekeringan sampai bulan Desember,” jelasnya kepada Mitrapost.com saat ditemui beberapa waktu lalu.

Baca juga: Video : Belasan Rumah Tersapu Angin Puting Beliung, BPBD Minta Warga Waspada

Namun ia juga menjelaskan, prediksi tersebut tidak bisa dilihat sebagai patokan. Budi menilai prediksi tersebut mungkin akan berubah seiring terjadinya hujan akhir-akhir ini.

Sedangkan, untuk dropping air bersih,  permintaan masih terus berjalan.  Sampai saat ini, masih ada 67 desa dari 14 kecamatan di Rembang masih mengajukan dropping air besih.

Baca juga: Antisipasi Dampak La Nina, BPBD Blora Imbau Masyarakat Waspada Bencana

“Saat ini ada 67 desa masih meminta permohonan dropping air bersih. Kita bekerjasama dengan depot-depot dari pihak swasta yang menjual air bersih. Di wilayah Rembang ada sekitar 4 sampai 5,” ungkapnya.

Budi juga menjelaskan, ketersediaan air yang dimiliki Rembang secara keseluruhan ada 1000 tangki dari anggaran yang ada.

“Stok air dari APBD Rembang 2020,  lewat penganggaran perubahan ada Rp 200 juta, 1 tangkinya Rp 200 ribu, ada 1000 tangki,” pungkasnya. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait