oleh

Ditantang Debat Masalah OPM, Dekan Hukum Unnes Siap Hadapi

Semarang, Mitrapost.com Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang Rodiyah mengaku siap menerima tantangan debat akademik yang diajukan mahasiswanya, Frans Josua Napitu.

Frans merupakan mahasiwa yang dikembalikan ke orang tuanya selama enam bulan lantaran diduga menjadi simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Monggo (silahkan),” jawab Rodiyah saat dikonfirmasi, Sabtu (21/11).

Rodiyah juga mengaku telah mengantongi bukti keterlibatan mahasiswa semester 9 itu sebagai simpatisan OPM.

“Kami telah mengantongi bukti postingan Facebook (Frans) yang mendukung gerakan OPM,” jelas dia.

Meski begitu, kata dia, saat ini yang terpenting ialah mengembalikan citra Unnes di mata publik. Apalagi, pihaknya telah mengembalikan Frans untuk dibina oleh orang tuanya.

“Saudara Frans sudah dapat nasehat dan peringatan terutama keterlibatannya sebagai simpatisan Papua Merdeka, tapi saudara Frans mengabaikan hal itu,” terang dia.

Baca juga: Laporkan Rektor ke KPK, Mahasiswa Unnes Dikembalikan ke Orang Tuanya

Untuk diketahui, mahasiswa bidik misi ini juga melaporkan Rektor Unnes Fathur Rokhman karena diduga terlibat kasus korupsi ke KPK RI pada, Jumat (12/11/2020).

Menurut dia, tudingan sebagai simpatisan OPM sengaja dibuat untuk menutupi kasus dugaan korupsi Rektor Unnes yang sebelumnya telah ia laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Isu saya menjadi simpatisan (OPM) dibuat untuk menutupi kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh rektor,” tuduh dia. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

News Feed