oleh

Mengandung Banyak Manfaat, Dispertan Pati Sarankan Budidaya Kopi Organik

Pati, Mitrapost.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengimbau para petani Kopi di Pati untuk lakukan budidaya kopi secara organik.

Edi Purwanto, Kasi Agribisnis Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Pati mengungkapkan, pengembangan kopi dengan cara organik memberikan manfaat bagi petani, konsumen, dan lingkungan.

Baca juga: Imbas Kemarau Panjang 2019, Tahun Ini Produksi Kopi Pati Turun

“Jika kopi biasa di pasaran bisa dihargai  Rp22 ribu per kilo, harga kopi organik bisa mencapai Rp35-40 ribu per kilonya,” kata Edi kepada Mitrapost.com, Selasa (24/11/2020).

Lanjut Edi, karena diproduksi organik kopi tersebut akan bebas dari residu kimia dan kaya akan antioksidan sehingga bermanfaat bila dikonsumsi.

Baca juga: Video : Ikut Pelatihan Kopi Dari Hulu ke Hilir, Pengusaha Pati Berharap Bisa Naik Kelas

Bagi lingkungan, karena pada dasarnya tidak menggunakan pupuk kimia dan semprot hama, hal tersebut spontan akan memelihara unsur hara pada tanah.

“Selain harga jual meningkat, juga menjaga lingkungan sekitar. Tanah akan lebih terjaga. Di (kecamatan) Gunungwungkal, petani lebih cenderung organik karena bisa menjaga tanah. Karena alami ngga rawan longsor, unsur haranya terjaga salah satunya,” imbuh Edy.

Bukannya tanpa kendala, Edy mengatakan bagi para petani yang ingin beralih menanam kopi organik di awal akan dihadapkan pada turunnya hasil produksi.

Baca juga: Pupuk Subsidi Tinggal 20 Persen, Dispertan Pati Minta Petani Buat Pupuk Organik

“Kendalanya jelas produktivitas awal menurun. Yang namanya pestisida dan kimia kan meningkatkan produksi. Jika dialihkan ke organik pasti turun. Tapi lambat laun naik. Tapi tidak bisa setinggi yang pupuk,” katanya.

Diakuinya, di Pati sendiri, meski kopi organik dihargai tinggi, petaninya belum banyak sehingga barangnya terbatas.

“Setau kami belum banyak, mungkin di Mbageng, Sidoluhur dan Pangonan. Baru di beberapa kelompok yang punya sertifikat organik,” pungkas Edy. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait