Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten Rembang bekerjasama dengan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Rembang akan menertibkan pemanfaatan lahan pelabuhan Tanjung Bonang Sluke.
Hal tersebut tertuang dalam lembar pengumuman penertiban pemanfaatan tanah pelabuhan tertanggal 24 November 2020 tertanda PJS Bupati Rembang Imam Maskur dan Kepala UPP Kelas III Rembang, Ferry Agust Satriyo.
Baca juga: Persipan Debat, KPU Rembang Tunjuk Panelis dan Moderator
Di dalam pengumuman tersebut dijelaskan, bahwa semua kegiatan pemanfaatan lahan untuk penumpukan barang, penempatan peralatan dan kegiatan kepelabuhan maupun non-kepelabuhan lain. Selanjutnya Kegiatan kepelabuhan dilakukan di Dermaga 1.
Selain itu, dalam keadaan khusus, kegiatan kepelabuhan dapat dilakukan di dermaga 2, dan dermaga 3 dengan memanfaatkan tanah reklamasi yang sudah ditentukan hanya untuk jalan akses ke dermaga 2 dan ke dermaga ke 3 dan / atau peralatan yang dibutuhkan, setelah memperoleh persetujuan dari KUPP Kelas III Rembang dan Pemkab Rembang, kecuali keadaan darurat karena pertimbangan keselamatan, maka keadaan khusus hanya berlaku selama 1 (satu) bulan terhitung sejak tanggal penutupan.
Baca juga: Hafidz-Hanies Siap Hadapi Debat Pertama Pilkada Rembang
Terakhir, bahwa semua peralatan atau tumpukan barang yang berada di area Pelabuhan akan disegel.
Pjs Bupati Rembang Imam Maskur kepada awak media menjelaskan, dirinya akan bertemu dengan beberapa pihak yang memanfaatkan lahan di kawasan Pelabuhan Sluke.
“Mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu dekat masalah pelabuhan. Nanti kita sesuai dengan kesepakatan semua nanti kita bicara dengan baik-baik,” ungkap Imam Maskur, Selasa (24/11/2020).
Bacaq juga: Pilkada Rembang 2020, Pjs Bupati Imbau Kades Dorong Masyarakat Tidak Golput
Ia menambahkan, sejauh ini belum ada perlawanan dari pihak yang memanfaatkan lahan di wilayah tersebut.
“Ya nanti kita lanjutkan bisa bicara dengan baik-baik. Tidak ada yang melawan. Kita harus ketemu agar tidak berlarut-larut,” bebernya.
Pemkab Rembang akan menutup seluruh tanah pelabuhan terhitung sejak tanggal 4 Desember 2020.(*)
Baca juga:
- Netizen Usulkan Dua Nama Wanita di Pilkada Rembang
- Dinkes Targetkan Tes Usap 4 SMP Rembang, Awal Desember Mendatang
- Ratusan Mantan Kades Rembang Sepakat Dukung Harno – Bayu
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati