oleh

Takut Diamuk Massa, Sopir Truk Gandeng Masih Berstatus Saksi Laka Maut di Solo

Solo, Mitrapost.com Penyelidikan kasus kecelakaan maut antara motor dengan truk gandeng di Jalan Slamet Riyadi atau di depan Solo Square pada Kamis (17/12/2020) masih berlanjut.

Kecelakaan maut itu menimpa pemotor dengan inisial HS (68), warga Kampung Buduran, Kalikobok, Tanon, Sragen. Ia meninggal di tempat kejadian perkara karena terlindas  truk gandeng bernomor polisi AG-8648-UB yang dikemudikan JE (38) warga Banjaran I/109-63B RT/RW 03/05, Kota Kediri, Jawa Timur.

Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi menjelaskan bahwa sopir truk tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, sepeda motor dan truk juga diamankan di Satlantas Polresta Surakarta.

“Saat ini status tersangka masih berstatus saksi. Kita periksa intensif saat ini,” kata Kompol Afrian Satya Permadi, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Diduga Mengantuk, Truk Kontainer Oleng Hingga Terguling di Jalan Lamongan-Gresik

Afrian memaparkan, berdasarkan pemeriksaan awal sopir berpura-pura tidak tahu usai terlibat kecelakaan. Kepada polisi JE juga mengaku takut diamuk massa sehingga terus memacu kendaraan.

Saat kejadian, truk melaju ke arah barat. Polisi berhasil menghentikan truk di Gembongan, Kartasura, Sukoharjo

“Sopir berpura-pura tidak tahu karena takut diamuk massa. Hingga saat ini sopir truk masih kami periksa,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario AD-4563-AXE melaju dari arah timur atau pertigaan Kerten ke arah barat. Sementara truk gandeng juga melaju dari arah yang sama.

Sampai di lokasi kejadian, korban diduga mendahului dari sisi kiri. Diduga terlalu mepet, korban menyenggol bodi truk kemudian terseret ke depan dan pengendara terlindas ban belakang kiri gandengan. (fp)

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Pantura Tewaskan 6 Penumpang Mobil Kijang

 

Artikel ini telah tayang di Joglosemarnews.com dengan judul ‘Kecelakaan Maut di Depan Solo Square Masih Diperiksa, Sopir Truk Akui Kabur Karena Takut Dimassa‘.

Komentar

Berita Terkait