oleh

Hormati Tradisi Lebaran, Pendakian Gunung Sumbing Ditutup Seminggu

Magelang, Mitrapost.com Pendakian gunung Sumbing dan wisata Nepal Van Java di Dusun Butuh Desa Temanggung Kaliangkrik Kabupaten Magelang bakal ditutup sementara. Penutupan akan dilakukan selama satu minggu mulai dari 10 hingga 16 Mei.

Kebijakan tersebut agar warga setempat dapat merayakan Idul Fitri sebagaimana biasa, tanpa terganggu dengan kegiatan wisata.

BPKAD Pati

Kepala Dusun Butuh, Lilik Setyawan, mengatakan keputusan penutupan itu berdasarkan musyawarah Pemerintah Dusun Butuh dengan pengelola pendakian gunung Sumbing ‘Symphoni Sumbing” dan pengelola wisata Nepal van Java Kecamatan Kaliangkrik.

Baca juga: Hotel dan Wisata di Jateng Bakal Ditutup Jika Susah Dikendalikan

Yakni dengan pertimbangan agar warga setempat bisa merayakan adat Idulfitri sebagaimana mestinya orang desa selama ini.

“Jadi agar adat Idulfitri yang biasa dilakukan oleh warga setempat tidak terganggu dengan aktivitas wisata. Sehingga kami putuskan untuk ditutup selama sepekan dan dibuka lagi pada H+3 lebaran,” ujar Lilik, Senin (3/5/2021).

Ia mengakui, keputusan ini memang ada pro dan kontranya. Namun sebagai pengelola wisata sekaligus kepala dusun setempat, ia memiliki kewajiban agar adat istiadat dan tradisi warga tidak tergeser.

“Saat lebaran, warga setempat memiliki adat silaturahmi atau mengunjungi kepada orang-orang yang lebih tua untuk meminta maaf. Jadi jangan sampai anak-anak atau generasi lebih mementingkan wisata daripada silaturahmi,” ujar Lilik.

Baca juga: Perbaikan Ruas Jalan Depan Pasar Kayen Dilaksanakan Setelah Lebaran

Di Dusun Butuh ada sekitar 500 KK. Warga selalu melakukan silaturahmi baik di dusun setempat maupun dusun atau desa tetangga. Biasanya dibutuhkan waktu tiga hari untuk bersilaturahmi ini. Demikian juga ada warga luar yang silaturahmi ke Butuh.

“Kita harus menghormati saudara yang datang, jangan malah ditinggal stand by wisata,” imbuhnya.

Sejak Nepal Van Java ini viral, rata-rata kunjungan wisata bisa mencapai 2 ribu wisatawan per minggunya. Sedangkan selama bulan puasa ini, kunjungan turun hanya 250 orang/minggu. (*)

Baca juga: Antisipasi Pemudik, Hartopo Minta Warga Optimalkan Jogo Tonggo Tingkat RT/RW

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Komentar

Berita Terkait