oleh

Polisi Bekuk Pelaku Pencabulan 7 Siswi SMA di Wonogiri

Wonogiri, Mitrapost.com – Pelaku terduga kasus pencabulan tujuh siswa SMA Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penangkapan tersebut berlangsung setelah dua orang tua korban melapor ke polisi.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Wonogiri, AKPB, Christian Tobing, pelaku bernama Pardi alaias Edi ini telah melancarkan aksinya sejak Oktober 2020 hingga Desember 2020.

Baca juga: Satreskrim Polres Ponorogo Dalami Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

Asal muasal terbongkarnya kasus ini bermula ketika dua orang tua siswa itu melapor anaknya menjadi korban percabulan tersangka selama dua bulan. Tak terima dengan ulah pelaku, kedua orang tua melaporkan kasus itu ke polisi.

Kemudian, polisi melakukan pengembangan penyelidikan. Pardi mengaku juga mencabuli lima teman-teman dua korban sebelumnya. Seluruh korban mengikuti kemauan tersangka lantaran terkena tipu muslihat Pardi.

Baca juga: Dugaan Pencabulan Anak, Camat Winong: Pelaku Sudah Dilaporkan ke Unit PPA

Tersangka menjanjikan kepada seluruh korban bila mau dicabuli akan mengubah nasib para korban. Menurut Tobing, seluruh korban dicabuli tersangka di kediamannya di Ngadipiro, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.

Saat ini seluruh korban yang melapor rata-rata berumur antara 16 tahun hingga 17 tahun. Terhadap perbuatannya itu, tersangka Pardi dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukumannya, tersangka akan dipidana paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara. “Tersangka juga terancamam mendapatkan hukuman denda paling banyak Rp 5 miliar,” jelas Tobing. (AZ)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Predator Seksual Beraksi di Wonogiri, 7 Siswa SMA Jadi Korban Pencabulan

Komentar

Berita Terkait