Bantu Korban Gempa di Sulbar, Ganjar Terjunkan Belasan Tim Relawan

Semarang, Mitrapost.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerjunkan 15 tim relawan untuk membantu penanganan gempa yang terjadi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

“Insyaallah dari Jawa Tengah besok mau ngirim 15 tim, untuk bisa berangkat ke Sulawesi Barat dan tentu saja tidak bisa direct, mungkin ke Makassar,” kata Ganjar usai memimpin rapat penanganan COVID-19 di kantornya, Senin (18/1/2021).

Ganjar menjelaskan, 15 tim relawan juga ditugaskan membelanjakan bantuan logistik yang dibutuhkan oleh para pengungsi setibanya di Makassar. Hal ini pernah dilakukan saat pengiriman bantuan logistik untuk bencana di Palu.

“Sehingga 15 tim ini akan kita perbantukan dulu bisa ke sana lah untuk membangun solidaritas,” ujarnya.

Baca Juga :   Banjir di Semarang, Ganjar Cek Pompa di Kawasan Kota Lama

Baca juga: Gempa dengan M 6,2 di Majene, Masih Dimungkinkan Ada Susulan

Selain di Sulawesi Barat, Ganjar juga mengaku siap membantu penanganan banjir di Kalimantan Selatan. Bahkan, ia telah berkomunikasi dengan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan.

“Dengan Kalimantan Selatan kemarin sudah komunikasi dengan Pak Wagub, dan beliau sampaikan so far masih bisa handle. Tapi kita siaplah (membantu) sebagai sesama anak bangsa,” jelasnya.

Ditanya soal pendataan warga Jawa Tengah yang terdampak bencana di Sulbar, Kalsel hingga Jabar, Ganjar mengatakan bila hal itu belum dilakukan. Sebab, kata Ganjar, dalam situasi seperti ini tidak bisa bicara kesukuan.

“Saya kira tidak akan ada lagi data-data seperti itu, sehingga kita tidak akan bantu parsial ya biar tidak ada kesukuannya, yang penting yang ada di sana kita bantu semuanya untuk siapapun itu,” tandasnya.

Baca Juga :   Acara Tour de Borobudur Dibuka dengan Pemberangkatan Puluhan Dokter

Baca juga: Kemungkinan Gempa Susulan, Risma Imbau Warga Sulbar Tak Dekati Pantai

Seperti diketahui, Sejumlah bencana alam mulai dari tanah longsor di Sumedang hingga gempa di Majene-Mamuju, Sulawesi Barat terjadi pada awal tahun 2021. Rentetan bencana alam ini bukan hanya menghilangkan tempat tinggal, tapi juga merenggut nyawa warga yang terdampak.

Salah satunya yakni gempa bumi berkekuatan M 6,2 yang menghantam kota Majene dan Mamuju, Sulbar pada 15 Januari 2021 yang lalu. BNPB melaporkan hingga kini, sebanyak 78 orang meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di darat tersebut.

Kemudian kejadian banjir bandang juga terjadi di Kalimantan Selatan. Banjir di 10 kabupaten kota Kalimantan Selatan menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan hampir 39 ribu warga mengungsi. (*)

Baca Juga :   Program Koin NU, Dewan Pati: Sangat Bermanfaat untuk Umat di Masa Pandemi

Baca juga: Rutan Barabai Terendam Banjir, Puluhan Tahanan Dievakuasi

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati