oleh

91 Persen Nakes Pati Telah Divaksin

Pati, Mitrapost.com – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Kabid P2 Dinkes) Kabupaten Pati dr Joko Leksono W mengungkapkan sebanyak 91 persen dari sekitar 6.500 tenaga kesehatan di seluruh Kabupaten Pati telah divaksinasi pihaknya.

“Tahap 1 itukan untuk nakes dan orang-orang yang bekerja di fasilitas kesehatan. Namanya masuk dalam SISDMK sistem administrasi kesehatan itu terdata dan alhamdulillah capaian Pati sudah 91 persen untuk nakes,” tutur Joko kepada Mitrapost.com, Jumat (19/2/2021).

Joko menjelaskan alasan di balik tidak tercapainya 100 persen nakes di Kabupaten Pati yang menjalani vaksinasi. Joko mengatakan hal ini dikarenakan berbagai faktor dan kondisi tubuh calon penerima vaksin.

Baca juga: Lulus Uji Klinis Tahap Satu, Ganjar Dukung Vaksin Nusantara

“Kenapa ndak bisa 100 persen, karena kita lihat juga nakes yang disuntik itu punya penyakit komorbid (atau tidak). Penyakit komorbid ini seperti autoimun yang gampang alergi itu, dia punya DM yang tidak terkontrol, kemudian dia punya hipertensi yang tinggi sehingga ndak bisa ikut vaksinasi,” katanya.

“Makanya meskipun tahap 1 ini sudah selesai tetapi baru 91 persen,” lanjut Joko.

Menurut dia, pencapaian vaksinasi gelombang pertama tahap 1 di Kabupaten Pati ini telah baik di bandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Tengah lainnya.

Baca juga: Vaksinasi Dosis Kedua di Jateng Capai 69 Persen

“Itu sudah cukup bagus karena nakes yang kita suntik itu sudah lumayan. Karena di lain tempat malah lebih kecil daripada itu. Di 35 kabupaten yang lain,” ujar Joko.

Lebih lanjut, vaksinasi gelombang pertama tahap pertama ini telah berakhir. Pada pekan depan, rencananya Dinkes Kabupaten Pati akan melakukan vaksinasi gelombang pertama tahap II yang menyasar para pelayan publik dan pedagang pasar.

Saat ini, pihaknya masih mendata para pedagang pasar maupun pelayan publik akan menerima vaksinasi produksi Sinovac ini. Hingga kemarin, ia telah mencatat lebih dari 22.500 pelayan publik dan pedagang pasar.

“Lebih banyak dari nakes. Karena nakes kemarin yang ada di Pati kan 6.500. Kalau hasil pendataan sampai kemarin sekitar 22.500 sekian begitu. Dan datanya terus berjalan. Di mana-mana seperti itu datanya terus tambah ndak mungkin berkurang,” tandas Joko. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Tentang Penulis: Umar Hanafi

Gambar Gravatar
Wartawan

Berita Terkait