oleh

Dinkes Rembang Target Vaksinasi Tahap II Selesai Akhir Pekan

Rembang, Mitrapost.com Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i, menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap dua bisa selesai dalam tempo 6 hari ke depan.

Pada vaksinasi tahap kedua ini ada 13 kelompok profesi yang akan disuntik vaksin. Yakni mulai dari unsur pejabat negara, pejabat pemerintahan, dewan perwakilan rakyat.

Kemudian dari unsur pengamanan negara TNI, polri serta satpol PP; Kelompok masyarakat lanjut usia, pedagang pasar, perwakilan guru dan tenaga pengajar. Lalu tokoh agama, pelaku pariwisata dan perhotelan serta atlet dan pewarta.

Ali Syofi’i menambahkan berdasarkan data yang ada di Dinkes Kabupaten Rembang, pihaknya sudah menghimpun 30an ribu sasaran penerima vaksin tahap dua. Namun karena jumlah vaksin yang ada terbatas maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Plh Bupati Rembang Tinjau Vaksinasi Terhadap Pelayan Publik

Meski demikian, dalam rangka percepatan vaksinasi dinkes telah menambah fasilitas kesehatan yang melayani penyuntikan vaksin. Yakni dari yang semula hanya 22 sekarang menjadi 24 faskes. Dua tempat tambahan tersebut adalah PKU Muhammadiyah Pamotan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

“Yang kedua untuk vaksinatornya yang semula 85 tenaga kesehatan,ini sudah kita uji di masing-masing faskes sehingga lebih banyak lagi. Kami harapkan masing-masing faskes bisa mengerahkan vaksinatornya sehingga bisa selesai seusai target 28 Februari mendatang,” ujarnya, Selasa (23/2/2021).

Salah satu pedagang pasar Rembang, Bambang Sumantri, mengaku awalnya merasa takut disuntik vaksin namun ternyata memang tidak terasa sakit. Ia mengakui sebagai pedagang di pasar memang riskan terpapar virus corona, untuk itulah dirinya bersama pedagang lainnya selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Awalnya takut, tapi saya sudah bismillah untuk mewakili pedagang Pasar Rembang Kota. Jadi saya berharap masyarakat jangan takut bilamana ada permintaan dari pemerintah untuk divaksin,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Dwi Handayani, Sosok Dibalik Desa Kumendung Matoh

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa

 

Komentar

Berita Terkait