oleh

Dishub Semarang Tak Berlakukan Penyekatan Batas Kota

Semarang, Mitrapost.com Sejumlah kebijakan telah ditentukan dalam menyambut mudik lebaran 2021. Meskipun ada larangan mudik, Dinas Perhubungan Kota Semarang tidak akan melakukan penyekatan kendaraan yang masuk Kota Semarang jelang lebaran nanti.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto, menyampaikan ada ketentuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Perhubungan mengenai larangan mudik 2021. Larangan yang dimaksud yakni mobilitas lintas provinsi. Semisal, warga Jawa Barat atau DKI Jakarta tidak boleh masuk ke Jawa Tengah.

BPKAD Pati

Sedangkan mobilitas dalam wilayah satu provinsi atau yang disebut aglomerasi masih diperbolehkan dengan catatan mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Perjalanan Antarkota di Masa Larangan Mudik Diperbolehkan, dengan Ketentuan

Maka dari itu, tidak ada penyekatan kendaraan di batas Kota Semarang mengingat kota ini tidak berbatasan langsung dengan provinsi lain.

“Mobilitas dalam wilayah Provinsi Jateng namanya aglomerasi, itu masih diperbolehkan. Perputaran atau mobilitas mudik atau berpergian selama di Provinsi Jateng tidak ada penyekatan. Dishub kota tidak ada penyekatan,” terang Endro, Selasa (13/4/2021).

Meski demikian, lanjut Endro, Dishub Kota Semarang tetap menyiagakan pos pemantauan yang lebih difokuskan di pusat kota untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.

Pemantauan secara efektif akan diberlakukan mulai awal Mei atau sekitar tanggal 5 Mei bersama Satlantas Polrestabes Semarang.

Baca juga: Dishub Jateng Siapkan 3 Skenario untuk Larangan Mudik 2021

Sejauh ini, pihaknya masih memetakan titik-titik kerawanan macet di Kota Semarang termasuk pasar tumpah. Dia memprediksi ada beberapa titik keramaian menjelang lebaran nanti diantaranya kawasan Bergota, pusat oleh-oleh Pandanaran, pusat perbelanjaan Kawasan Simpanglima, dan Jalan Pemuda.

“Biasanya menjelang lebaran mobilitas orang meningkat. Kebetulan Kota Semarang tidak ada di perbatasan provinsi lain, kami lakukan pemantauan di pusat kota,” terangnya.

Di samping pemantauan di pos pantau, tambah Endro, petugas akan melakukan patroli keliling dan pemantauan melalui ATCS di ruang kendali Dishub. Pemantauan ATCS dihidupkan selama 24 jam. (*)

Baca juga: Operasi Candi 2021, Kapolres Demak: Nekat Mudik Dipaksa Putar Balik

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Komentar

Berita Terkait