oleh

Dukung Petani Padi Organik, Atasi Ketergantungan Pupuk Kimia

Pati, Mitrapost.com – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Nur Sukarno meminta Pemerintah Kabupaten Pati mendukung petani padi organik sebagai solusi atasi ketergantungan pupuk kimia.

“Bagi petani sebenarnya ada solusi untuk atasi kelangkaan pupuk kimia. Yaitu kembali ke sistem pertanian organik back to nature tetapi untuk merubah mindset petani tidak mudah, Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pertanian harus mendampingi dan memberi percontohan sistem pertanian organik,” kata Nur Sukarno, Anggota DPRD Pati dan politisi dari Partai Golongan Karya, Senin (19/4/2021).

Bpkad Pati

Lebih lanjut, Sukarno meminta agar petani-petani yang saat ini sudah berbudidaya secara organik diberikan bantuan berupa alat fisik.

Baca Juga :   Puluhan Nakes Kabupaten Pati Terpapar Covid-19

Baca juga: Yozeph Paul Zhang Hina Nabi, Dewan: Jangan Terprovokasi

“Minimal rumah kompos dan peralatannya untuk Gapoktan atau kelompok tani, memberi pelatihan dan study komparative ke kelompok yang sudah menjalankan sistem organik,” katanya.

Yang paling penting, imbuh Politisi Golkar itu, Pemkab membantu memasarkan produk padi organik milik petani. Pasalnya, hal yang paling sulit dalam budidaya organik adalah pemasarannya.

“Kendala yang dihadapi adalah pemasaran berasnya. Diharapkan pemerintah bisa membantu pemasaran beras organik,” mintanya.

Baca juga: Dewan Pati Minta Perhatikan Kesejahteraan Guru PAUD

Sukarno, Anggota DPRD yang juga praktisi pertanian padi organik ini mengaku penggunaan pupuk organik bisa sepenuhnya menggantikan pupuk kimia. Bahkan dengan pupuk ini juga bisa menjadikan tanah lebih subur karena mampu menambah unsur hara makro dan mikro tanah.

Baca Juga :   RKPD 2021 Pati Masuk 10 Besar se-Jateng, Dewan: Semoga Jadi Percontohan

“Memang saat ini sudah ada kelompok tani yang menerapkan sistem organik,seperti Gapoktan Usaha Jaya di Kecamatan Kayen, Kelompok  di Desa Sumbermulyo Gabus, kelompok tersebut sudah tidak tergantung pupuk kimia, namun produktivitasnya belum sebagus dengan menggunakan pupuk kimia, dari segi hasilnya lebih tinggi karena harga berasnya lebih mahal,” katanya. (Adv)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait