oleh

Jelang Hari Raya, Dinkes Pati Temukan Makanan Tak Layak Konsumsi di Swalayan

Pati, Mitrapost.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati melakukan monitoring produk-produk makanan di tiga swalayan. Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada pekan lalu ini, Dinkes menemukan makanan yang tidak layak konsumsi.

Kasi Kefarmasian dan Alkes pada Dinas Kesehatan Pati Endri Jatmiko mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan demi melindungi konsumen menjelang Hari Raya Idulfitri atau lebaran.

Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun ini untuk memastikan bahan pangan atau produk yang dipasarkan sudah aman untuk dijual ke masyarakat.

Baca juga: Efek Samping Pasca Vaksinasi, Dinkes Pati Nilai Wajar

“Menjelang hari raya kami selalu sidak (inspeksi mendadak) situasi swalayan maupun toko yang menjual makanan untuk hari raya,” ujarnya saat ditemui Mitrapost.com di ruang kerjanya, Senin (3/5/2021) kemarin.

Baca Juga :   Agar Program Vaksinasi Optimal, Stok Vaksin di Dinkes Harus Dihabiskan

Dalam hal itu, pihaknya memastikan dari segi tanggal kadaluwarsa, kemasan, izin edar, serta kemasan dari produk tersebut. Pihaknya melakukan monitoring di Surya Baru, ADA dan Luwes.

Dari ketiga swalayan besar tersebut, Dinkes Pati menemukan beberapa produk yang kurang layak untuk dijual. Seperti kemasan kaleng yang penyok, label di kemasan belum lengkap, tidak adanya tanggal kadaluwarsa, belum adanya izin edar minimal P-IRT serta ada kemasan yang bocor.

Baca juga: Cegah DBD, Dinkes Jateng Imbau Terapkan G1R1J

“Kaleng penyok itu tidak diperbolehkan (dijual) karena sudah luka. Sehingga itu tidak boleh dikonsumsi. Kemudian izin ada yang kedaluw arsa. Serta P-IRT makanan ada yang logonya tidak komplet. Saya sarankan itu diperbaiki,” imbau dia.

Baca Juga :   Samsat dan Satlantas Pati Buka Pelayanan SIM, BPKB dan STNK saat Libur Panjang

Dengan adanya temuan tersebut, maka pihaknya meminta pada manajemen swalayan untuk memperhatikan hal itu. Ia meminta, agar mereka segera menyeleksi dan menyortir produk yang tidak layak dijual untuk disimpan di tempat yang aman, dan segera untuk dimusnahkan.

Selain itu, ia meminta pada masyarakat agar lebih teliti dalam membeli produk pangan secara aman. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati