oleh

735 Warga Boyolali Batal Berangkat Haji Tahun Ini

Boyolali, Mitrapost.comPemberangkatan calon haji asal Indonesia kembali ditunda. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Fahrudin, meminta warga Boyolali agar bersabar dan tidak termakan hoaks tentang pembatalan pemberangkatan haji yang banyak beredar di lini masa.

Pengumuman pembatalan keberangkatan calon haji tahun ini sebelumnya telah disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Kamis (3/6/2021).

BPKAD Pati

“Saya hanya berharap kepada jemaah calon haji di Kabupaten Boyolali untuk bersabar, dan saya berharap tidak terlalu mengonsumsi berita-berita hoaks. Konsumsilah berita dari pemerintah,” ujarnya Senin (7/6/2021).

Fahrudin menjelaskan, jumlah calon jemaah haji Kabupaten Boyolali yang tertunda keberangkatannya pada 2021 ini ada 735 orang. Dari jumlah tersebut, ada tiga orang yang batal karena meninggal dunia, kemudian ada pelimpahan oleh mahram sebanyak tujuh orang.

Baca juga: Indonesia Tak Berangkatkan Jemaah, 1,2 Ribu Warga Pati Gagal Haji

Selanjutnya yang mundur karena faktor ekonomi sebanyak dua orang. Sehingga secara keseluruhan, ada 12 orang yang batal berangkat.

“Untuk yang meninggal uangnya diambil, untuk yang pelimpahan diganti oleh mahramnya, kemudian yang ekonomi mundur total ini dia diambil, sudah tidak ada lagi di siskohat (sistem komputerisasi haji terpadu) lagi dia,” terang Fahrudin.

Mengenai prosedur pengambilan uang, Fahrudin mengatakan bagi jemaah calon haji harus mengajukan surat permohonan yang akan disampaikan ke kantor wilayah (Kanwil), kemudian dilanjutkan ke pusat.

“Jika nanti uang yang diambil adalah uang pelunasan, maka jemaah calon haji masih berkesempatan untuk berada di siskohat dan ke depan bisa melunasi lagi. Namun jika yang diambil adalah uang muka pendaftaran, maka dianggap mundur sebagai jemaah calon haji,” ujarnya. (*)

Baca juga: Pemberangkatan Haji Ditunda Lagi Jika Saudi Tidak Beri Kabar

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

Komentar

Berita Terkait