oleh

Indonesia Tak Berangkatkan Jemaah, 1,2 Ribu Warga Pati Gagal Haji

Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 1442 H atau tahun 2021 M. Hal ini mengakibatkan seluruh jemaah haji Indonesia kembali gagal berangkat.

Kabupaten Pati sendiri terdapat 1,2 ribu jemaah yang gagal menunaikan rukun Islam ke lima ini.

Bpkad Pati

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Abdul Hamid, kepada Mitrapost.com, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Calon Jemaah Haji Rembang Masih Tunggu Kepastian

Abdul Hamid menuturkan terdapat 1.296 jemaah haji asal Kabupaten Pati yang telah melunasi pembayaran ibadah haji dan siap berangkat pada tahun ini. Tetapi mereka dipastikan gagal berangkat setelah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, memutuskan tak memberangkatkan jemaah haji.

Baca Juga :   Polres Pati Salurkan Air Bersih ke Desa Kedungmulyo Kecamatan Jakenan

“1.296 jemaah yg melakukan pelunasan. Tetapi sudah wafat 8 jemaah,” tutur Abdul Hamid.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan bahwa pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M. Menurutnya, di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang malanda dunia, kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

“Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia,” tegas Menag dalam telekonferensi dengan media di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Dua Pemilik Agen Travel Umrah Tipu Puluhan Jemaah, Korban Rugi Miliaran

Menag Yaqut mengeluarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Baca Juga :   Jamaah Umrah dan Haji Belum Bisa Masuk Saudi, Dewan: Gencarkan Lobi

Keputusan ini sudah melalui kajian mendalam. Pihaknya telah melakukan pembahasan dengan Komisi VIII DPR, melakukan kajian bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, dan lembaga terkait lainnya.

Keputusan ini pun diterima ormas Islam, DPR RI dan berbagai instansi lainnya. “Atas dukungan Komisi VIII, K/L terkait, dan juga ormas Islam, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujar Yaqut.

Pemerintah menilai bahwa pandemi Covid-19 yang masih melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, dapat mengancam keselamatan jemaah. Apalagi, jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia dan sebagian negara lain dalam sepekan terakhir masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan. (*)

Baca Juga :   Kemenag Rembang Tetap Siapkan Administrasi Calon Jemaah Haji

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait