oleh

CJH Rembang Belum Ada yang Lakukan Penarikan Pelunasan BPIH

Pandawa BPJS JKN PATI

Rembang, Mitrapost.com – Meskipun dibolehkan menarik Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang telah dibayarkan, sampai hari ini, Selasa (15/6/2021), dari 742 Calon Jemaah Haji (CJH) belum ada satupun yang melakukan pengambilan. Hal tersebut sebagaimana dikonfirmasi oleh Kasi Penyelanggara Haji dan Umrah Kemenag Rembang, Zuhri.

Sebelumnya, Zuhri memang sempat memberi imbauan kepada CJH Rembang agar tidak mengambil pelunasan BPIH. Pasalnya, jika BPIH diambil sekarang, maka harus melunasi lagi biaya keberangkatan untuk tahun 2022 mendatang. Itupun dengan kemungkinan adanya kenaikan biaya. Sementara jika tidak ditarik, maka CJH tidak berkewajiban untuk melakukan penambahan pelunasan, sepanjang kenaikan biayanya tidak terlampau tinggi.

BPKAD Pati

“Sampai saat ini, Selasa (15/6/2021), ternyata masih belum ada yang mengambil pelunasan BPIH. Ya dari awal kan memang kami imbau untuk tidak mengambil,” ucapnya saat dihubungi Mitrapost.com.

Baca Juga :   Kemenag Demak Pastikan Tak Gelar Salat Iduladha

Baca juga:Kurun Waktu 3 Bulan, 63 PNS di Kabupaten Rembang Purna Tugas

Meski begitu, Zuhri kembali menegaskan bahwa tidak ada larangan untuk mengambil pelunasan BPIH. Tentu dengan mempertimbangkan konsekuensi yang sudah ia sampaikan di atas. Lebih lanjut, Zuhri membeberkan, prosedur penarikan pelunasan BPIH sesuai dengan ketentuan dari Kemenag RI.

“Sekali lagi, tetap bisa diambil. Prosedurnya sesuai yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (Kemenag) No 660 tanggal 3 Juni 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 2021,” jelasnya.

Adapun prosedur yang harus dipenuhi CJH jika hendak melakukan penarikan pelunasan BPIH antara lain:

CJH mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih tertulis kepada Kepala Kantor Kemenag dengan menyertakan:

-Bukti asli setoran lunas BPIH yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH

-Foto copy buku tabungan yang masih aktif atas nama CJH dan memperlihatkan aslinya

Baca Juga :   Harga Gabah di Rembang Berangsur Turun

-Foto copy KTP dan memperlihatkan aslinya serta

-Nomor telepon yang bisa dihubungi.

Baca juga: Video : Covid-19, Anggaran Hibah Kabupaten Rembang Menurun

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag wajib melakukan verifikasi dan validasi terhadap seluruh dokumen permohonan pengembalian setoran pelunasan BPIH yang diajukan CJH.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag melakukan input data pembatalan setoran pelunasan Bipih pada aplikasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Kepala Kantor Kemenag mengajukan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih secara tertulis dan dikirimkan secara elektronik kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dengan tembusan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi.

Baca juga: Covid-19, Anggaran Hibah Kabupaten Rembang Menurun

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri menerima surat pengajuan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih dan melakukan konfirmasi pembatalan setoran pelunasan CJH pada aplikasi Siskohat.

Baca Juga :   Simulasi KBM Tatap Muka di Rembang Dihentikan di 2021

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri atas nama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) c.q. Badan Pelaksana (BPKH).

Kemudian, BPS BPIH setelah menerima Surat Perintah Membayar (SPM) dari BPKH segera melakukan tranfer dana pengembalian setoran lunas Bipih ke rekening CJH dan melakukan konfirmasi transfer pengembalian setoran pelunasan pada aplikasi Siskohat.(*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait