oleh

Video : Selama PPKM, Jumlah Pemohon di Kantor Imigrasi Pati Merosot Tajam

Pati, Mitrapost.com – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Kabupaten Pati sejak awal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah menutup pelayanan non darurat untuk warga negara Indonesia (WNI) dan negara asing (WNA).

Anthonius Dari Padua R. Lela, Kepala Subseksi Teknologi Informasi pada Kantor Imigrasi Pati menyebut jumlah pemohon saat masa PPKM di Imigrasi merosot tajam.

Bpkad Pati

Ia merinci, sejak diberlakukannya PPKM mikro hingga PPKM Level 4 pihaknya baru melayani 16 pemohon. Dengan rincian sembilan permohonan paspor untuk tugas kantor, lima pemohon paspor untuk sekolah keluar negeri dan dua permohonan untuk kebutuhan kerja ke luar negeri.

Padahal dalam kondisi normal Anthonius mengaku pihaknya bisa melayani 15 pemohon per hari.

Baca Juga :   Video : Realisasi Anggaran DBHCHT, Pemkab Rembang Bentuk 20 Program Berbasis Ekonomi

“Sebelum PPKM di masa pandemi kurang lebih 15 orang perhari. Masih bisa wisata, kerja, sekolah umroh dan lain-lain,” kata Anthonius kepada Mitrapost.com melalui sambungan telpon, Sabtu (31/7/2021).

Sebelumnya, Selama masa PPKM, Kantor Imigrasi Kelas I non TPI Kabupaten Pati menutup sementara layanan keimigrasian tatap muka. Langkah tersebut mendukung program pemerintah untuk memutus Covid-19 di Kabupaten Pati.

Kecuali yang sifatnya darurat seperti, keperluan berobat, tugas kantor, dan keperluan sekolah keluar negeri.

Begitu pun layanan izin tinggal dan status keimigrasian kepada warga negara asing meski dibuka seperti biasa namun secara online.

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait