oleh

Video : Permintaan Kopi di Pasar Masih Belum Optimal

Pati, Mitrapost.com – Harga kopi di Kabupaten Pati mengalami kenaikan. Tapi, kenaikan ini tak membuat petani kopi senang. Pasalnya, dengan melejitnya harga kopi berakibat pada turunnya permintaan pasar.

Menurut Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, M. Nur Sukarno, saat ini produk kopi sedang booming dan viral, serta hasil produksi kopi sekarang sudah sesuai dengan kualitas.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

“Terkenalnya produk kopi memang tergantung konsumen, namun seiring berjalannya waktu, kondisi perekonomian di masyarakat belum pulih karena dampak pandemi Covid-19,” katanya kepada Mitrapost.com, Rabu (24/11/2021).

Sehingga masyarakat masih berhati-hati dalam mengelola keuangan keluarga dan menjadikan pemasaran kopi terpengaruh. “Permintaan kopi di pasar masih belum optimal,” sambungnya.

Baca Juga :   Video : Gandeng PWI, KPU Pati Lawan Berita Hoax

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) itu pun berharap, di akhir tahun 2021 dan awal tahun 2022 masalah pandemi Covid-19 bisa terkendali dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Serta vaksinasi terus berlanjut sesuai target, yakni mencapai 70 persen.

“Protokol kesehatan tetap dilaksanakan masyarakat, Insya Allah perekonomian segera pulih dan komoditas pertanian secara umum termasuk kopi bisa normal lagi,” tandasnya.

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait