oleh

Mediasi Sengketa Tanah Warga Sluke Bersama Komisi I DPRD Rembang Berujung Kesepakatan

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.comMediasi sengketa tanah warga Desa Sluke yang bernama Sariman dihadiri oleh pihak BPN, Bank BRI, Pemerintah Desa Sluke serta Komisi I DPRD Kabupaten Rembang.

Mediasi tersebut menemukan titik terang, menyelesaikan masalah sengketa tanah secara kekeluargaan.

Tanah milik Sariman warga Desa Sluke, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang dipermasalahkan beberapa pihak lantaran tanah tersebut diakui dengan sertifikat hak milik. Salah satunya yaitu Bank rakyat Indonesia (BRI), dimana pihak bank memiliki sertifikat tanah yang digunakan sebagai agunan.

Dengan permasalahan yang cukup pelik, pihak dari keluarga Sariman akhirnya meminta komisi I DPRD Kabupaten Rembang untuk melakukan mediasi.

Mediasi dilakukan di ruang banggar lantai 1 gedung DPRD Kabupaten Rembang pada Selasa (30/11/2021) pukul 14.00 WIB. Mediasi ini dihadiri oleh komisi I DPRD Kabupaten Rembang, BPN Kabupaten Rembang, Bank BRI, pemerintah Desa Sluke, pemohon beserta para saksi.

Baca Juga :   Bupati Rembang Beri Tanggapan Terkait PTM

Mediasi diawali dengan pembukaan, dan mendengarkan statement dari Siti sofiatun anak dari sariman, pemilik tanah sekaligus pemohon mediasi.

“Saya anaknya Pak Sariman. Bapak saya beli tanah itu di tahun 1996″ungkap Siti Safiatun, anak dari Sariman.

Usai Safiatun menyampaikan statementnya, para pihak yang terlibat dalam sengketa pun mengutarakan pendapatnya. Dimulai dari kepala desa, pihak BPN, hingga Bank BRI yang pada awalnya akan melelang tanah yang sebagian diklaim milik Sariman tersebut.

Ridwan dari fraksi PDIP Komisi I DPRD Kabupaten Rembang memimpin rapat mediasi sengketa tanah tersebut. Diakhir sesi dirinya menyarankan kepada para pihak untuk melakukan kesepakatan secara kekeluargaan.

“Begini saja, ini diselesaikan secara kekeluargaan ya Pak, Bu. Nanti kalau ada apa-apa Pak Kadesnya jadi tanggung jawab saya” tegasnya di hadapan para pihak yang bersengketa.

Baca Juga :   LSM GMBI Laporkan ASN Pengelola Pasar ke Bawaslu

Setelah adanya kesepakatan untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan, rapat mediasi tersebut akhirnya ditutup. Para pihak juga telah setuju untuk mencari solusi atas sengketa tersebut secara kekeluargaan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar