Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memberikan vaksin booster Covid-19 yang berbeda dibanding vaksin dosis pertama dan dosis kedua. Untuk vaksin dosis ketiga, Pemkab Rembang hanya menggunakan vaksin jenis Pfizer dan Moderna.
Kepala Bagian (Kabag) Protokol Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rembang yang juga sekaligus Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Arief Dwi Sulistya mengatakan kebijakan ini sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Selain itu, Pemkab Rembang juga menyesuaikan suplai vaksin yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Arief mengatakan, saat awal pencanangan vaksin booster, Kabupaten Rembang menggunakan tiga jenis vaksin diantaranya Pfizer, Moderna dan Sinovac.
Namun, dalam kebijakan terbaru, vaksin jenis Sinovac tak digunakan lagi karena dikhususkan untuk golongan anak usia sekolah 6-11 tahun.
“Booster awalnya Pfizer sama Moderna, ada juga Sinovac. Tapi terakhir, Sinovac untuk usia 6-11 tahun,” kata Arief saat diwawancarai di kantornya, Selasa (29/3/2022).
Meskipun vaksin jenis Moderna dan Pfizer dinilai paling efektif menangkal Covid-19, namun ia mengaku animo masyarakat Rembang untuk menggunakan vaksin ini masih rendah.
Pasalnya, vaksin jenis Pfizer dan Moderna memiliki efek samping lebih keras dibandingkan vaksin lainnya.
“Pada saat Omicron kemarin itu berbondong-bondong banyak yang minta. Tapi ini kalau yang booster yang harus ekstra. Tapi secara umum masyarakat antusias divaksin,” imbuhnya.
Hal ini dibuktikan dengan data capaian vaksin booster kumulatif di Rembang yang hingga pekan ini masih sekitar 7,18 persen. Sangat jauh dibandingkan capaian vaksinasi tahap pertama yang sudah berada di angka 87,6 persen dan tahap kedua yang mencapai 65,5 persen.
Arief mengharapkan instruksi presiden tentang kewajiban vaksin dua dosis regular. Dan satu dosis vaksinasi booster untuk calon pemudik lebaran bisa menjadi momentum akselerasi program vaksinasi booster di Kabupaten Rembang. (*)
Wartawan Area Kabupaten Pati


