oleh

Pemkab Demak Sebut Perlu Dilakukan Pengembangan Sektor Pariwisata

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Demak, Mitrapost.com – Pemerintah kabupaten Demak menyebut, perlu dilakukan pengembangan pada sektor pariwisata.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Agus Kriyanto dalam acara focus group discussion (FDG) yang digelar Pusat Kajian Media dan Kebudayaan di Kantor PPILN, Jalan Pemuda, Demak.

Agus mengungkapkan bahwa di masa pandemi Covid-19, sektor pariwisata menjadi salah satu yang terdampak pandemi. Hal tersebut berpengaruh dalam kunjungan wisatawan yang berkurang drastis.

Sebelum pandemi, kunjungan wisatawan di wilayah Demak mencapai hingga 2 juta. Namun, mengalami penurunan drastis selama masa pandemi.

Namun, sejak awal 2022 telah dilakukan proses pemulihan dan memperlihatkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan.

Guru Besar Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Wasino M.Hum., mengatakan bahwa keberadaan kerajaan Demak perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Pasalnya, jika keberadaan keraton Demak dibuatkan replika dan disesuaikan dengan literatur sejarah, akan di pastikan peluang ini memberikan dampak yang besar di sektor Pariwisata Demak.

Baca Juga :   News Grafis : Bupati Demak Buka Sayembara

“Besar kemungkinan, pembangunan situ-situs kesultanan Demak akan menjadikan Demak menjadi daerah maju dan go internasional. Terlebih didukung adanya jalan tol yang bakal memudahkan akses transportasi dari Bandara Soekarno Hatta menuju Demak,” ungkapnya.

Sementara, menurut Dirut PPILN yang juga Ketua FPKB DPRD Demak Edi Sayudi mengungkapkan untuk mewujudkan bukti-bukti sejarah seperti pembuatan replika perlu melibatkan investor sebagai pihak ketiga.

“Investor akan tertarik mengingat dalam perhitungan bisnis sektor pariwisata cukup menjanjikan,” ujarnya.

“Kekuatan sejarah juga perlu memperhatikan aspek penting yang dapat menunjang minat wisatawan untuk datang, yaitu pembuatan narasi yang tepat akan sangat berdampak pada kekuatan daya tarik wisatawan,” imbuhnya. (*)

Komentar