Cadangan Gabah Bantuan Bencana Alam di Dinas Ketapang Pati Tersisa 30 Ton

Pati, Mitrapost.com– Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Pati, Jawa Tengah menyatakan cadangan pangan berupa gabah untuk penanganan bencana alam dan paceklik masih tersedia sekitar 30 ton.

Cadangan gabah untuk keperluan logistik darurat itu bisa diakses oleh warga se-Kabupaten Pati atas persetujuan dari Bupati Pati.

“Gabah kurang lebih 30 ton di gudang. Untuk kebutuhan bencana alam dan musim paceklik. Belum tahu ini kapan disalurkan lagi tergantung pak bupati yang lebih paham situasi, ” ungkap Tri Haryama kepala Dinas Ketapang Pati, Rabu (27/7/22).

Penyaluran gabah cadangan dilakukan ketika ada penetapan status tanggap darurat dari Bupati. Setelahnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mendata berapa jumlah warga yang terdampak bencana dan membutuhkan bantuan pangan.

Gabah yang dikeluarkan Dinas Ketapang akan disalurkan dalam bentuk beras kepada masing-masing koordinator atau relawan bencana.

“Mekanismenya berdasarkan data dari BPBD. Kemudian kita selep dan olah jadi beras. Kita bantu dalam bentuk beras atas perintah pak bupati,” jelasnya.

Dalam setiap penyampaian permintaan oleh masing-masing kabupaten dan kota, bisa dilakukan secara cepat menyesuaikan kondisi di daerah masing-masing

Dijelaskan Hariyama, sedianya untuk kebutuhan cadangan pangan sepanjang tahun 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Ketapang telah menyediakan sebanyak 60 ton gabah.

Hingga akhir bulan Juli gabah cadangan pangan sudah disalurkan sekitar 30 ton, utamanya untuk memenuhi bantuan bencana rob dan banjir bandang yang terjadi beberapa waktu yang lalu. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati