Pati, Mitrapost.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Pati menggelar kegiatan sumpah Ikrar setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terhadap narapidana kasus Teroris (Napiter) pada Rabu, (2/10/2022).
Dalam agenda yang ditujukan untuk Narapidana berinisial SC tersebut, diselenggarakan di Aula Kantor Lapas dengan dihadiri oleh Kementerian Agama (Kemenag) Pati bersama dengan TNI dan POLRI.
Selain itu, juga dihadiri perwakilan dari Densus 88 Anti Teror dan juga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik Giatja) Lapas Pati, Topan Muhamad Hadain mengungkapkan bahwa Napiter berinisial SC merupakan warga binaan eks-terorisme dari Lapas Cikeas, Bogor.
Sebelum dilakukan pengambilan sumpah ikrar setia NKRI tersebut, SC sudah diberikan pembinaan di Lapas Pati selama kurang lebih 6 hingga 8 bulan.
“Jadi yang bersangkutan eks-terorisme tadi yang kita ambil sumpah ikrarnya berinisial SC. Ia merupakan pindahan dari binaan cikeas, sudah dipindahkan disini ya kurang lebih sekitar 6-8 bulan,” katanya saat diwawancarai oleh awak media.
Lebih lanjut, Topan menjelaskan bahwa selama dilakukan pembinaan sang narapidana telah mengalami banyak perubahan baik sifat maupun kepribadian.
Yang mana awalnya lebih suka menyendiri dan anti sosialisasi dengan narapidana yang lain. Namun setelah mendapatkan pembinaan, SC telah mau berjamaah, ibadah secara bersama-sama dan ngobrol dengan Napi lain.
Dalam penyelenggaraan Ikrar terhadap Eks Jaringan Islamiyah (JI) tersebut, merupakan hasil kesepakatan dan tanpa adanya paksaan dengan SC.
“SC sendiri mengaku tidak ada paksaan dan ini merupakan kesadaran kami sendiri untuk mengakui NKRI. yang dulunya anti NKRI, Selanjutnya kegiatan ikrar ini sudah koordinasi dengan BNPT, dan melalui Asesmen peraturan yang ada, dan melalui proses bukan kemauan sendiri,” terangnya.
Sementara itu, dengan adanya kegiatan tersebut salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Bambang Susilo juga menanggapi hal tersebut.
Pihaknya mengaku menyambut baik atas kegiatan yang dilaksanakan, ia berharap agar kedepannya kondisi di Indonesia khususnya di Kabupaten Pati semakin kondusif Lagi.
“Ya tentunya baik ya mas, kami menyambut baik yang jelas itu, harapan ya semoga bisa lebih kondusif, jangan sampai terpapar hal-hal yang bersifat radikalisme seperti itu,” tuturnya saat ditemui di Kantor DPRD Pati. (Adv)






