Dewan Masih Belum Bisa Pastikan Pembangunan Museum di Pati

Pati, Mitrapost.com – Salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Didin Safrudin menilai masalah pembangunan museum di Bumi Mina Tani masih belum bisa dipastikan.

Sebab hal tersebut perlu ada pembahasan lebih lanjut, dan juga perlu dilihat juga kemampuan dari daerah.

“Tergantung dengan kemampuan daerah masing-masing,” jelasnya kepada tim Mitrapost.com.

Sebagai informasi, museum yang ada di Kabupaten Pati saat ini hanyalah museum yang bersifat swadaya yaitu museum Syeh Jangkung yang ada di Kecamatan Kayen, museum mbah Mutamakkin di Kecamatan Margoyoso, hingga museum Batik Bakaran di Kecamatan Juwana.

Namun belum ada museum yang bisa memuat benda-benda bersejarah yang berhasil ditemukan. Sehingga ada kekhawatiran yang muncul atas nasib benda penemuan tersebut.

Pemkab Pati sendiri dikabarkan memiliki 205 benda yang diduga adalah benda cagar budaya yang tertuang di dalam Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 556/2730 Tahun 2016 tentang Jenis Cagar Budaya di Kabupaten Pati.

Salah satu pihak yang mengkhawatirkan nasib benda bersejarah tersebut adalah Sejarawan Pati Ragil Haryo Yudiartanto.

Ia menyebut identitas suatu daerah bisa saja hilang karena tidak ada museum yang bisa mengingatkan masyarakat mengenai sejarah.

“Jika tidak ada maka akan hilang identitas daerah kita. Karena seperti amnesia sejarah karena bukti-bukti yang hilang,” jelasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati