Pati, Mitrapost.com – Maesaroh selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengungkapkan bahwa pihaknya selalu menerima kritik dan masukan terkait dengan kekerasan perempuan dan anak.
Perempuan yang duduk di Komisi D tersebut juga mempersilakan masyarakat yang ingin menyampaikan kritik dan sarannya.
“Ada yang ingin mengkritik atau memberi masukan masukkan saja kepada kami di legislatif,” papar Maesaroh beberapa waktu lalu.
Peran aktif dan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi peristiwa hingga penanganan pemerintah hingga lembaga terkait sangat diperlukan.
Pelaku kekerasan perempuan dan anak biasanya merupakan orang terdekat korban. Atas dasar tersebut, pemerintah bersama dengan masyarakat perlu bersama-sama melakukan pengawasan dan pencegahan agar kasus kekerasan tak terjadi
Jadi, menurut Maesaroh, bukan hanya DPRD yang mengawasi namun juga masyarakat turut andil.
“Bukan cuma kami DPRD yang mengawasi,” tutur politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Wakil rakyat Pati tersebut berujar walaupun kekerasan perempuan dan anak sudah ada payung hukum yang menaunginya. Tapi tetap saja kasus itu terjadi di Bumi Mina Tani. (ADV)
Redaksi Mitrapost.com






