Mitrapost.com – Tekanan dan tuntutan kadang membuat anak mudah sekali merasa stress dan bosan. Hal ini juga dapat terjadi di dalam suatu rumah.
Anak-anak yang tidak dibebaskan orang tuanya untuk mengeksplor dunianya dan berkegiatan di luar sering kali merasakan stress.
dr Marlisye Marpaung, SpA(K) yang merupakan spesialis anak mengungkapkan bahwa pentingnya peran orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Seringnya di rumah suatu kondisi yang tidak nyaman bagi semua orang dari segala lapisan umur dan ekonomi, termasuk anak,” Begitu pemaparan Marlisye.
Hal itujuga dapat membuat anak menjadi rentan terhadap kecemasan, hingga masalah Kesehatan.
“Tekanan ekonomi yang dirasakan orangtua selama pandemi, seperti pendapatan yang berkurang hingga kehilangan pekerjaan membuat anak stress. Anak juga rentan terhadap kecemasan, kemarahan, gangguan tidur, serta masalah kesehatan tertentu,” ucapnya.
Diantaranya dengan memberi perhatian serta sering mengajak ngobrol anak. Selain itu, orangtua juga diharapkan bersedia untuk mendengan keluhan dan pendapat anak.
“Beri lebih banyak perhatian dan berbicara dengan anak. Dengarkan keluhan dan pendapatnya apa. Kalau perlu berdiskusi mengenai rutinitas yang bisa dilakukan bareng anak.
Selain mengobrol, juga dapat melakukan beberapa aktivitas bersama anak. Seperti halnya kegiatan sehari- hari.
” Dia mencontohkan beberapa aktivitas yang dapat dilakukan bersama anak, seperti membersihkan rumah, menyirami tanaman, atau berjalan-jalan mengelilingi kompleks perumahan. Ajak juga anak-anak untuk bersepeda tapi jangan jauh-jauh, di sekitar rumah aja. Atau kalau anak gak pernah nyuci baju, atau cuci motor ayahnya, ajak anak untuk mencuci bersama.”
Ia menuturkan bahwa kegiatan seperti itu dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi anak, serta dapat mengurangi rasa stress.
“Semua itu menjadi pengalaman yang berarti bagi anak, sekaligus mengurangi rasa stres anak,” cetus dia lagi. (*)
Redaksi Mitrapost.com




