Pati, Mitrapost.com – Lembaga Pemasyaratakatan (Lapas) Kelas IIB Pati kian sesak. Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ditampung, jauh dari kapasitas yang tersedia.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Pati, Mualim Nuzulul Shiyam menyebutkan, sebanyak 340 WBP tertampung di Lapas Pati saat ini. Jumlah itu, jauh dari kapasitas ideal, yang hanya 197 orang.
Kondisi itu, tidak hanya terjadi di Lapas Kelas IIB Pati. Karena bisa dikatakan, semua Lapas ataupun Rutan, juga mengalami hal yang sama. Itu terjadi lantaran jumlah masuk dan keluarnya WBP tidak seimbang.
“Kami memaksimalkan ruang yang ada, untuk menampung WBP. Namun, kita tentunya melakukan asesmen, seperti Sumani dan yang lainnya. Hasil dari asesmen itu, mereka dikatakan berisiko tinggi, sehingga mereka dipindahkan ke Lapas yang punya status penanganan beresiko tinggi. Biasanya itu Lapas kelas IIA atau kelas I,” ucapnya.
Mualim mengungkapkan bahwa Lapas Pati telah memindahkan 12 WPB dalam kurun waktu satu minggu. Hal ini dilakukan agar bisa maksimal dalam pembinaan.
“Di awal tahun 2025 ini, kita sudah memindahkan 12 warga binaan,” katanya saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (15/1/2024).
Ia mengatakan, narapidana paling banyak di Lapas Pati kasus kriminal umum. Seperti pencurian, judi, pencurian motor dan perkelahian. (*)

Wartawan Mitrapost.com


