Mitrapost.com – Mayat perempuan ditemukan di tepi jalan perkampungan belakang Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Kelas A Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah pada Senin (2/5/2025) pagi.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas melakukan penyelidikan atas penemuan mayat tersebut.
Kepala Satreskrim Polresta Banyumas Komisaris Polisi Andryansyah Rithas Hasibuan mengatakan bahwa perempuan tersebut diperkirakan sudah meninggal pada Minggu (1/5/2025) malam.
Jasad korban pun telah dibawa ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk menjalani visum.
“Belum tahu indikasinya, apa OD (overdosis)-kah atau apa, masih dalam penyelidikan. Takutnya ‘kan bukan pembunuhan,” jelasnya dilansir dari Antara.
Saksi bernama Pujiono (54) mengatakan bahwa mayat tersebut ditemukan di tepi gang BP4 samping rumahnya yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Gang BP4, Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas.
“Biasanya saya pukul 05.00 WIB jalan-jalan, cuma ini sedang tidak ada aktivitas. Saya bangun, buka gerbang sekitar pukul 05.30 WIB, ternyata ada orang tergeletak di pinggir jalan menempel di bangunan rumah saya,” ujarnya.
Saksi lantas berusaha membangunkan korban yang tergeletak mengenakan helm. Saat diperiksa, ternyata kaki korban pucat, hidung dan mulutnya mengeluarkan busa.
“Saya coba bangunkan tetapi tidak saya sentuh, tetap enggak bangun, saya panggil Pak RT. Terus Pak RT dan Pak Keamanan bareng-bareng datang ke sini untuk mengecek,” jelasnya.
Setelah dibuka helmnya, diketahui jenis kelaminnya perempuan. Olah TKP yang dilakukan tak ditemukan adanya kartu identitas.
“Hanya ditemukan korek api warna hijau, tidak mengenakan sandal, dan tidak ada sepeda motor. Bukan orang sini karena warga sekitar tidak ada yang mengenali,” katanya.
Diperkirakan, korban meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan. (*)

Redaksi Mitrapost.com






