Mengenal Sosok Flonia, Owner Muda Nahkodai Akademi Persib Pati

Pati, Mitrapost.com – Flonia Sherly Nafissa Ariyanto, warga Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, Jawa Tengah menjadi owner muda untuk menahkodai Akademi Persib Pati.

Usia Flonia saat ini masih 18 tahun. Ia diberi kepercayaan ayahnya untuk memimpin Akademi Persib Pati setelah lulus pendidikan SMA Negeri 1 Kayen tahun 2025 kemarin.

Akademi Persib Pati merupakan sekolah sepakbola berbasis usia dini yang bekerjasama dengan Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib) pusat.

Flonia menceritakan perjalanan awalnya setelah lulus SMA yang tidak berkeinginan untuk menahkodai Akademi Persib Pati, melainkan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, dengan adanya masalah, ia diminta ayahnya untuk menahkodai Akademi Persib Pati.

“Rela menunda kuliah, karena tahun ini saya tidak mengambil perguruan tinggi manapun,” kata Flonia kepada Mitrapost.com.

Sebelumnya, dirinya berkeinginan menjadi seorang dokter. Selain itu, ia juga menyebut di tahun 2025 ini sempat diterima di perguruan tinggi Korea. Namun dengan membantu ayahnya mengelola Akademi Persib Pati, Flonia rela tidak mengambil program-program tersebut.

“Saya mengajukan untuk masuk di beasiswa di Korea dan untuk universitasnya pribadi saya belum dapat pastinya dapat universitas apa, karena memang saya disitu mendapatkan 13 pilihan universitas yang memiliki rating tertinggi di Korea,” katanya.

“Tetapi saya sebelum masuk ke dalam seleksi berikutnya dari orang tua saya melarang dalam istilah bukan melarang anaknya ini berkembang, tidak. Mungkin dari jarak yang terlalu jauh juga dalam waktu empat tahun juga,” lanjutnya.

Dengan kerelaannya menunda bangku perkuliahan, Flonia bertekad untuk memajukan kanca sepak bola di Kabupaten Pati. Dia berharap Akademi Persib Pati bisa menjadi bagian dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Pati (Persipa) Pati kedepan.

“Kalau harapan saya Akademi Persib Pati, harapan saya nanti bisa masuk ke Persipa, untuk membantu Persipa untuk naik lagi,” jelasnya.

“Karena sepak bola menurut saya bukan hanya sebuah hobi, bukan hanya sebuah pekerjaan tapi sebuah jati diri di satu daerah,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati