Kudus, Mitrapost.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, petugas melakukan survei ke sejumlah titik jalur strategis di Kabupaten Kudus pada Kamis (6/11/2025).
Petugas yang melakukan survei terdiri dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kudus, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, tim dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah, dan instansi terkait.
Ada sejumlah jalur yang dinilai menjadi jalur padat kendaraan diantaranya kawasan Simpang 4 Jepang dan jalur alternatif Kudus.
Dengan survei yang dilakukan, petugas pun bisa mempersiapkan strategi dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan jelang libur panjang akhir tahun nanti.
Kasat Lantas Polres Kudus AKP Royke Noldy menjelaskan bahwa kegiatan survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran arus lalu lintas selama periode Nataru 2025–2026.
“Kami melakukan pendataan terhadap kondisi rambu-rambu petunjuk arah, khususnya di jalur alternatif. Banyak di antaranya yang sudah rusak atau tidak terbaca dengan jelas. Hasil temuan ini akan kami sampaikan kepada Dinas Perhubungan agar segera dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Petugas juga mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk menentukan langkah strategis penanganan yang akan diterapkan dalam Operasi Lilin Candi 2025 mendatang.
“Survei ini merupakan langkah preventif agar potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi lebih awal. Dengan begitu, arus lalu lintas di wilayah Kudus selama Nataru bisa tetap aman, lancar, dan kondusif,” paparnya.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, harapannya bisa menjamin keselamatan pengguna jalan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung lalu lintas, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman. (*)

Redaksi Mitrapost.com





