Mitrapost.com – Seorang mahasiswi Universitas Islam Sultan Agung (Unisula) Semarang berinisial LT diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh seniornya di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) HMI Korkom Sultan Agung, Tegar Wijaya Muhkti mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat korban dan pelaku janjian bertemu untuk berdiskusi pada Februari lalu.
“Namun, pelaku kemudian meminta korban agar bisa dijemput di kos korban,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Korban sendiri sudah menaruh percaya pada pelaku, sehingga ia menyetujuinya. Saat pelaku sampai, korban meminta pelaku menunggu di ruang tamu sementara ia masuk ke kamar untuk mengambil ponselnya. Namun pelaku memaksa ikut masuk ke kamar dan melakukan tindakan tidak pantas. Pelaku juga membuka pakaian dan memperlihatkan alat kelaminnya pada korban.
Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma dan kerap menangis.
“Ya, trauma ketika bertemu dengan pelaku itu dia sering menangis. Ya, tekanan psikologis lah,” jelasnya.
Kasus ini tengah ditangani Polda Jawa Tengah. Korban juga telah dimintai keterangan penyidik.
“Terus bertemu sama penyidik dan untuk klarifikasi selanjutnya terhadap surat pengaduan itu nanti hari Selasa 31 Maret 2026,” terang Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto.
Korban sendiri mendapatkan pendampingan dari berbagai pihak termasuk organisasi internal dan kampus.
“Kalau ada korban yang lain, kami juga membuka pos pengaduan dan pendampingan,” ujarnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com


