Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan belum akan menerapkan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan bahwa kebijakan itu belum menjadi prioritas diterapkan bagi ASN di lingkungan pemerintah setempat. Pihaknya, saat ini masih memprioritaskan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Untuk Pemkab Kabupaten Pati masalah WFH kiranya masih belum kita terapkan karena posisinya pelayanan ini masih kita utamakan,” kata Risma ditemui di depan kantornya, Selasa (07/04/2026) siang.
Risma bilang, penerapan WFH itu melihat kondisi jarak ASN berangkat ke kantor. Menurut dia, jarak tempuh ASN di wilayahnya untuk pergi ke kantor tidak terlalu jauh sehingga WFH masih belum diterapkan.
“Untuk masalah WFH ini juga kondisi teman-teman yang ada di Kabupaten Pati jarak tempuhnya juga tidak terlalu jauh, karena masih memungkinkan untuk berkantor,” terang dia.
Pihaknya sendiri masih mengkaji lebih lanjut regulasi dari pemerintah pusat dan provinsi. Pasalnya, Pemkab Pati masih dalam masa transisi.
“Masih kita melihat dari regulasi dari pusat dari provinsi seperti apa dan kita karena kondisi Pati dalam masa transisi kita harus lebih mengedepankan tatap muka terlebih dahulu karena dengan segala macam masalah yang harus kita selesaikan,” ujarnya.
Karena belum menerapkan WFH, pihaknya bakal mengoptimalkan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pihaknya menginginkan masing-masing OPD mampu menghasilkan PAD yang lebih maksimal di tengah dana transfer daerah yang mengalami penyusutan.
“Kita baru mencanangkan terkait adanya gimana caranya kita tiap OPD bisa mendapatkan PAD yang lebih. Karena tahu sendiri transfer daerah ini semakin tahun semakin berkurang bahkan kita punya PAD hanya menompang sekitar 20 persen dan dari APBD Kabupaten Pati kita harus bergerak cepat,” tandas Risma. (*)

Wartawan Mitrapost.com






