Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai bahwa perbaikan infrastruktur jalan dari arah jembatan Sampang yang ada di Desa Tondomulyo menuju Desa Glonggong Kecamatan Jakenan tergolong awet.
Dalam hal ini, perbaikan jalan yang ada di jembatan Sampang-Glonggong itu disebut tidak asal-asalan. Meski sudah dilakukan beberapa tahun lalu, namun perbaikan yang menggunakan sistem pengecoran ini dinilai lebih awet dari sekedar aspal pada umumnya.
“Kalau cor kelihatannya lebih awet seperti yang menjadi contoh saya kemarin di Jembatan Sampang ke arah Glonggong itu sering terendam air tapi kan awet,” kata Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto.
Selama ini, ruas jalan yang ada di jembatan Sampang-Glonggong, Kecamatan Jakenan itu sering kali dijadikan perhatian oleh masyarakat Pati lantaran kerusakannya yang diakibatkan oleh posisinya sebagai jalur alternatif utama ketika Pantura Pati-Rembang macet.
Selain itu, jembatan ini juga kerap terendam banjir ketika curah hujan sedang tinggi hingga mengganggu kelancaran lalu lintas. Meski begitu, sistem pengecoran menggunakan bahan beton yang dilakukan di jembatan tersebut menjadikannya tidak mudah rusak.
Oleh demikian, Politisi Partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa model perbaikan jalan yang ada di jembatan Sampang-Glonggong ini dapat dijadikan sebagai contoh atas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam memperbaiki sejumlah infrastruktur.
“Jadi juga ada rencana mungkin yang biar awet ada yang di cor, kita hitung nanti supaya kalau aspal kebanyakan cepat hancur,” jelasnya. (Adv)

Redaksi Mitrapost.com






