Mitrapost.com – Niat menyeberang rel, seorang anak di Sragen, Jawa Tengah justru tewas tertabrak kereta api Joglosemarkerto di perlintasan Dukuh Ngeseng RT 020 RW 006, Kwangen, Gemolong.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Korban berinisial CCP (12) awalnya menuntun sepedanya hendak menyeberangi rel kereta.
Namun saat bersamaan melaju kereta api dari arah utara ke selatan. Karena jaraknya yang sudah dekat, korban tak sempat menghindar sehingga tertabrak.
Korban pun tewas di lokasi kejadian akibat luka serius dibagian kepala dan tubuh. Jasadnya kemudian dievakuasi ke RSU Assalam Gemolong.
“Korban dibawa ke RSU Assalam Gemolong dilakukan pemeriksaan VER luar tim dokter rumah sakit dan tim identifikasi Polres Sragen,” jelasnya.
“Kondisi (korban) ditemukan luka sobek di bagian muka korban, tempurung kepala pecah, lecet kaki di sebelah kanan,” lanjutnya.
Pihak menolak dilakukan autopsi sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.
“Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi,” ungkapnya. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






