Pati, Mitrapost.com – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti lemahnya pengawasan pengerjaan infrastruktur jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Akibatnya, pengerjaan infrastruktur jalan di tahun 2025 kemarin, mengalami kerusakan kembali.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto mengatakan bahwa tahun 2026 ini, pihaknya menyarankan kepada DPUTR Pati untuk mengevaluasi kinerja pengawas perbaikan jalan tersebut.
“Makanya kita kemarin dari Komisi C menyoroti tentang pengawasan, jadi kita harus mengevaluasi pengawasan-pengawasan yang dilakukan oleh DPU,” jelas Joni.
Ia menambahkan, jika pengerjaan jalan berlangsung, pengawas harus selalu hadir di lokasi. Pasalnya, pengawas harus jeli untuk memastikan perbaikan infrastruktur jalan benar-benar bagus.
“Paling tidak pada saat pengerjaan itu pengawasan terus berlangsung,” ujarnya.
Adapun berdasarkan informasi yang diterima, kata Joni, DPUTR Pati bakal meminta bantuan pengawas dari luar. Pasalnya, pengawas dari DPUTR hingga kini belum mencukupi jika dibandingkan ruas jalan yang bakal diperbaiki.
“Dengan pengawasan luar otomatis, kita menegurnya enak, jelas itu sudah ada. Tidak ada lagi jawaban dari DPU kita kurang orang dalam pengawasan,” ucapnya.
Politisi Partai Demokrat itu menyebut, ada ratusan kilometer jalan di wilayah Kabupaten Pati yang belum diperbaiki. Ia mencontohkan salah satunya berada di depan terminal Kembang Joyo Pati.
“Banyak sekali infrastruktur yang rusak, contohnya saja di depan terminal. Itu sudah masuk. Terus dekat Rumah Sakit Kayen itu. Alhamdulillah kita kemarin lihat satu-satu sudah masuk semua,” pungkasnya. (Adv)

Wartawan Mitrapost.com






