Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di level 6.600,34 pada pagi hari ini, Selasa (19/5/2026). Kondisi pasar saat ini menunjukkan volatilitas rotational atau pergerakan harga naik-turun ekstrem karena adanya perpindahan modal investasi antarsektor.
Adapun sektor yang banyak mengalami rotasi, di antaranya sektor energi, petrokimia, dan mineral. Pergerakan yang tinggi dan cepat memungkinkan trader melakukan scalping untuk memproyeksikan keuntungan minimal. Berikut kami rangkum 5 saham listing BEI yang potensial untuk scalping hari ini!
ANTM – Aneka Tambang Tbk
ANTM merupakan salah satu saham yang paling banyak diperdagangkan di BEI, sehingga likuiditasnya tinggi. Kinerja keuangannya masih didukung bisnis komoditas, seperti emas dan nikel. Secara teknikal, harga ANTM menunjukkan bullish moderat, dan belum terlalu jenuh.
Trader bisa buy saat pullback, saat harga menuju ke support harian. Ideal jika volume mulai naik setelah koreksi pendek. Sementara, sell saat sudah dekat resistance harian atau ambil profit saat RSI mendekati area 70.
WBSA – BSA Logistics Indonesia Tbk
Likuiditas WBSA cukup aktif untuk perusahaan small-mid cap. Pergerakan lebih dipengaruhi momentum dan arus perdagangan saham, daripada fundamentalnya. Secara teknikal, harga masih cenderung bullish, meski tidak terlalu kuat.
Buy saat pullback ke support intraday atau saat volume seller turun. Ambil profit cepat dengan melakukan sell secara bertahap saat RSI mendekati 70. Trader wajib exit jika EMA20 ditembus dan MACD kembali negatif di timeframe 5–15 menit.
CUAN – Petrindo Jaya Kreasi Tbk
Likuiditas CUAN termasuk tinggi dengan spread menengah. Pergerakan saham sangat sensitif terhadap sentimen energi dan konglomerasi. Harga CUAN menunjukkan bullish agresif dan menuju area overbought.
Buy saat breakout resistance intraday dengan volume besar. Entry terbaik biasanya setelah konsolidasi pendek. Trader bisa melakukan exit secara bertahap saat volume mulai melemah. Jangan terlalu lama hold ketika RSI lebih dari 70.
MINA – Sanurhasta Mitra Tbk
Likuiditas cukup aktif, dan sering menjadi target trading cepat oleh trader. Harga MINA sering menunjukkan breakout pendek, kemudian pullback atau jeda sementara, sebelum melanjutkan tren. Buy saat muncul akumulasi volume mendadak, entry saat mendekati support bawah konsolidasi. Sell cepat jika gagal breakout dan ambil profit bertahap saat volume memuncak.
TPIA – Chandra Asri Pacific Tbk
Likuiditas TPIA tinggi, bahkan termasuk top gainer Mei 2026. Harga saham didukung sentimen di sektor petrokimia. Harga saham menunjukkan sinyal kenaikan yang berkelanjutan. Buy saat pullback ringan ke area support atau saat breakout jika volume sangat besar. Sell dekat resistance psikologis. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






