Mitrapost.com – Viral masyarakat patungan uang pribadi untuk memperbaiki jembatan di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Aksi gotong-royong masyarakat ini turut mendapatkan perhatian dari pemerintah RI.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, inisiatif masyarakat tersebut memang seharusnya diapresiasi. Meski demikian, pemerintah tetap akan melakukan kunjungan ke lokasi untuk memastikan kondisi jembatan aman dan layak dilewati oleh kendaraan.
“Ya, kita berterima kasih pasti. Tapi itu enggak cukup. Masih ada beberapa hal yang mesti kita tambahkan di situ,” kata Dody, Senin (06/07/2026), dikutip Kompas.
“Besok (Selasa) saya ke Aceh untuk memastikan bahwa jalur jembatan itu masih layak dilewati,” lanjutnya.
Ia melanjutkan, meski perbaikan jembatan sudah dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, pemerintah tidak boleh tutup mata atas kondisi infrastruktur. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan aspek keselamatan konstruksi.
“Harus berterima kasih kepada masyarakat yang berinisiatif itu. Cuma kita harus memastikan bahwa walaupun masyarakat sudah merenovasi di situ, tetap kita memastikan bahwa jembatan itu memang layak dilewati,” kata Dody.
Menurut informasi, jembatan tersebut mengalami kerusakan parah setelah hampir satu tahun tertutup longsor akibat bencana hidrometeorologi di Aceh akhir tahun lalu. Berkat perbaikan secara gotong-royong oleh warga, akhirnya dapat dilintasi kembali oleh warga.
Adapun alasan warga beramai-ramai iuran untuk memperbaiki akses jalan lantaran merasa putus asa karena akses vital tidak kunjung diperbaiki pemerintah. Adapun dana yang terkumpul mencapai Rp1 miliar, yang nantinya juga akan dialokasikan untuk pembangunan lainnya.
“Jalan hari ini resmi kita buka, proses pengaspalan dan perbaikan jembatan sudah selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ungkap Sahrial Abadi, inisiator perbaikan jembatan, Kamis (2/7/2026).
“Saat ini uang sejumlah Rp 526.000.000 sudah terpakai, masih ada sisa sekitar Rp 555.000.000 lagi yang belum terpakai nanti untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah dan fasilitas lainnya,” ucap dia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






