Mitrapost.com – Longboat yang mengangkut 14 penumpang dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Sera dan Pulau Selu, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Terkait kejadian ini, satu orang ditemukan tewas.
Kejadian berawal saat perahu bertolak dari dermaga Desa Kumatubun, Pulau Sera sekitar pukul 08.00 WIT pada Selasa (7/7/2026). Saat berlayar, kondisi cuaca dinilai cerah dan gelombang laut masih bersahabat.
Namun, setelah 30 menit kemudian, cuaca tiba-tiba memburuk. Gelombang dan angin kencang menerjang perahu tersebut hingga tenggelam.
Koordinator Pos SAR Saumlaki, Wahyunan Samal, menyebutkan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.10 WIT. Tim SAR gabungan dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIP) menuju lokasi kejadian.
“Pada tanggal 8 Juli 2026 pukul 11:10 WIT, terima informasi dari bapak Olo BPBD Kepulauan Tanimbar bahwa pada tanggal 7 Juli 2026 pukul 08:30 WIT longboat POB 14 orang tenggelam,” kata Wahyunan, Rabu (8/7/2026) malam, dikutip CNN Indonesia.
Sebanyak 13 orang dari 14 korban tenggelam berhasil diselamatkan setelah mencoba berenang dan minta pertolongan. Namun, satu orang atas nama Thomas Kadung (42) sempat dinyatakan hilang, sehingga petugas menyusuri perairan Pulau Sera untuk mencari korban.
Nahas, setelah pencarian beberapa jam, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di perairan Hutan Bakau, Dusun Tatun Angbabal, Pulau Selu atau sekitar 40,6 mil dari lokasi perahu tenggelam. Jasadnya kini diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Longboat itu POB berjumlah 14 orang, 13 orang selamat, satu orang dinyatakan hilang atas nama Thomas Kadung umur 42 tahun laki-laki,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






