Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak konsolidatif dengan peluang menguat terbatas pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026.
Setelah sempat terkoreksi pada awal pekan, investor diperkirakan akan lebih selektif mengakumulasi saham-saham dengan fundamental kuat.
Berikut 5 saham berpotensi bergerak signifikan pada Jumat (31/7/2026).
ENRG – PT Energi Mega Persada Tbk
Saham ini berpotensi bergerak di kisaran Rp1.300 — Rp1.400 atau naik 8%–15%. Secara fundamental, produksi migas yang terus meningkat, prospek positif seiring stabilnya harga energi. Selain itu, struktur keuangan semakin membaik.
Didukung momentum teknikal masih bullish dan sektor energi menjadi salah satu sektor favorit investor.
Namun ada risiko fluktuasi harga minyak dunia dan sensitif terhadap sentimen energi global.
MDKA – PT Merdeka Copper Gold Tbk
Saham ini berpotensi naik 7%–13% atau di kisaran Rp2.800 — Rp2.900. Secara fundamental, MDKA memiliki eksposur pada komoditas emas, tembaga, dan nikel. Selain itu, prospek jangka panjang didukung proyek hilirisasi mineral dan diversifikasi bisnis yang semakin kuat.
Didukung harga logam yang relatif stabil dan berpeluang rebound secara teknikal. Namun ada risiko volatilitas harga logam dunia dan kebutuhan belanja modal yang tinggi.
BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Saham ini berpotensi naik 5%–9% di kisaran Rp3.100 — Rp3.200. Secara fundamental, BBRI pemimpin pembiayaan segmen UMKM, pertumbuhan kredit dan laba tetap solid, fundamental kuat dengan valuasi yang menarik.
Didukung saham ini berpotensi diakumulasi kembali setelah koreksi, menjadi salah satu saham utama penggerak IHSG. Namun ada risiko foreign net sell, sensitif terhadap perubahan suku bunga.
VKTR – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
Potensi kenaikan saham ini 9%–16% di kisaran Rp770 — Rp820. Secara fundamental, saham ini bergerak di sektor kendaraan listrik dan mobilitas ramah lingkungan, prospek pertumbuhan didukung tren elektrifikasi transportasi.
Faktor pendukungnya, momentum teknikal mulai menguat, dan menjadi salah satu saham yang direkomendasikan analis untuk fase konsolidasi pasar.
Namun ada risiko volatilitas tinggi dan bergantung pada perkembangan proyek dan sentimen sektor EV.
RAJA – PT Rukun Raharja Tbk
Potensi kenaikan saham ini mencapai 7%–12% di kisaran Rp930 — Rp970. Secara fundamental, infrastruktur energi dan distribusi gas, pendapatan stabil dari kontrak jangka panjang, dan ada prospek pertumbuhan didukung peningkatan kebutuhan energi domestik.
Didukung tren naik masih terjaga dan volume transaksi relatif tinggi dibanding rata-rata. Namun ada risiko potensi profit taking dan ketergantungan terhadap proyek energi. (*)
Redaksi Mitrapost.com






