IHSG Menguat Didukung Pergerakan Bursa Global, Saham Katalis Sektoral Menarik untuk Scalping

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Kamis, 30 Juli 2026, menguat ke level 6.110,28 (naik 18,89 poin atau 0,31%) dari penutupan sebelumnya di 6.091,38, didorong oleh pergerakan mayoritas sektor di zona hijau.

Meski begitu, aktivitas pembelian saham (trading) bagi pelaku yang ingin bertransaksi tetap dapat dijalankan sebagaimana mestinya, sekalipun menggunakan metode scalping atau jangka pendek.

Justru, metode ini dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk melakukan transaksi di tengah kondisi tersebut, karena tingginya volatilitas ketika pasar menurun justru dapat dijadikan sebagai peluang profit asalkan dilakukan dengan cara disiplin dan penuh strategi tepat.

Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh pelaku (trader ) adalah memperhatikan buying average saham, yaitu cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).

Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;

  • Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
  • Mengelola risiko saat pembelian saham
  • Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya

Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham yang cocok untuk scalping!

BNBR — PT Bakrie & Brothers Tbk

Sebagai saham dengan volume perdagangan yang aktif, BNBR berpotensi mencatat pergerakan intraday yang cepat ketika tekanan beli meningkat. Karakteristik ini menjadikannya menarik untuk scalping dengan disiplin pada level support dan resistance.

Selain itu, BNBR layak dipantau karena sering mengalami peningkatan aktivitas transaksi ketika sentimen terhadap grup Bakrie membaik.

BUMI — PT Bumi Resources Tbk

Momentum sektor batu bara dan tingginya frekuensi transaksi membuat saham BUMI sering bergerak dinamis dalam satu sesi perdagangan. Saat IHSG menguat, BUMI berpeluang melanjutkan rebound teknikal apabila volume beli terus meningkat pada sesi pagi.

BMRI — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Ketika IHSG bergerak positif, saham perbankan seperti BMRI sering menjadi motor penggerak indeks. Spread yang rapat dan volume transaksi besar membuat BMRI cocok untuk strategi scalping dengan target pergerakan yang lebih terukur.

Selain itu, BMRI juga menjadi pilihan menarik karena merupakan saham perbankan berkapitalisasi besar dengan likuiditas sangat tinggi.

ENRG — PT Energi Mega Persada Tbk

Diketahui, saham ENRG menarik berkat dukungan sentimen sektor energi. Saham ini kerap menunjukkan peningkatan volatilitas ketika harga komoditas energi membaik atau terjadi rotasi dana ke sektor migas.

Jika volume transaksi bertahan tinggi pada awal sesi, ENRG memiliki peluang menghasilkan pergerakan intraday yang cukup atraktif.

TINS — PT Timah Tbk

Diketahui, TINS tetap menjadi salah satu pilihan utama di sektor logam. Pergerakannya dipengaruhi oleh sentimen harga timah global dan minat investor terhadap saham komoditas.

Likuiditas yang baik serta kecenderungan mengikuti momentum sektor membuat TINS memiliki peluang melanjutkan penguatan intraday ketika IHSG dibuka di zona hijau. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati