Babak Baru Kasus Kematian Karumga Febrie Adriansyah: Polisi Selidiki Salah Satu Staf Kejagung

Mitrapost.com – Kasus kematian Sutrimo, seorang Kepala Rumah Tangga (Karumga) tersangka tiga kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah dilaporkan secara resmi ke Polresta Banyumas oleh pihak keluarga.

Pelaporan kasus dilakukan oleh penerima kuasa dari ahli waris Sutrimo pada Sabtu (8/8/2026) malam. Laporan kasus ini bertujuan untuk meminta kepastian atas penyebab kematian Sutrimo berdasarkan penyelidikan menyeluruh.

“Pada saat tahu-tahu karena dari pemberitaan, karena simpang siur berita, begitu kan segala macam,” ujar juru bicara keluarga Sutrimo, dikutip CNN Indonesia.

Sementara itu, penyidik dari Polda Metro Jaya saat ini tengah mendalami identitas salah satu staf Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang sebelumnya bekerja di bawah Febrie, yakni Febrio Adiono. Febrio diketahui menjadi salah satu pengantar jasad Sutrimo.

“Nah, ini (Febrio) nanti akan didalami,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Minggu (9/8/2026).

Ia membenarkan bahwa sudah ada laporan mengenai kejanggalan kematian Sutrimo. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah Sutrimo meninggal karena sakit, tindak pidana, atau penyebab lainnya, sehingga pihaknya akan menyiapkan proses ekshumasi.

“Memang kemarin kami mendapat informasi, ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar,” ucapnya.

“Akan disegerakan (ekshumasi) guna mengetahui penyebab kematian,” ucapnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan bahwa Febrio memang staf administrasi di Kejagung. Ia menyebut bahwa yang bersangkutan pernah bertugas sebagai ajudan dari Febrie.

“Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan,” jelas Anang, dikutip Detik.

“Stafnya (Febrie) ya. Iya (Stafnya Febrie). (Saat ini) staf biasa. Enggak (mendampingi pejabat Kejaksaan lainnya),” tuturnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, kepala rumah tangga eks Jampidsus Febrie, Sutrimo, dikabarkan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Kamis (23/7/2026). Namun, saat sedang dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak bisa terselamatkan.

Menurut foto yang beredar di media sosial, tampak keluar busa dari mulut Sutrimo. Kendati demikian, berdasarkan keterangan dokter, saat korban tiba di rumah sakit tidak ditemukan busa, sehingga jenazah langsung ditangani dan dipulangkan ke Banyumas, Jawa Tengah. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati