Mitrapost.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) membantah informasi mengenai adanya korban jiwa dalam insiden keracunan massal akibat menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur, baru-baru ini.
“Tolong juga, tadi ada kabar, mohon maaf, meninggal, itu tidak betul. Tidak ada yang meninggal,” terang Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, Rabu (2/9/2026), dikutip Detik.
Adapun korban keracunan mencapai 431 orang yang merupakan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin. Saat ini, para santri telah mendapatkan perawatan medis di delapan rumah sakit rujukan.
Emil mengatakan, indikasi keracunan tidak hanya dialami oleh santri Ponpes, tetapi juga siswa dari sejumlah sekolah lain yang menerima menu MBG dari SPPG Tanggulangin Kalitengah. Total ada 19 lembaga pendidikan yang terdampak akibat kejadian ini, mulai dari TK hingga SMA.
“Nah, memang juga ada data yang menunjukkan selain dari pondok pesantren beliau, Mambaul Hikam ada juga dari sekolah-sekolah lain itu juga mengalami keluhan. Jadi, kesamaannya adalah konsumsi dari SPPG yang sama, SPPG Tanggulangin Kalitengah,” ujarnya.
“Ada 19 lembaga yang terdampak. Ada 19 lembaga pendidikan yang terdampak, salah satunya Ponpes Manbaul Hikam,” lanjut dia.
Diberitakan sebelumnya, ratusan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026). Para korban sempat mengeluhkan mual, pusing, hingga lemas.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Tanggulangin, KH. Abdul Wachid Harun mengatakan bahwa menu MBG yang disantap para santri berasal dari SPPG Kalitengah Tanggulangin, bukan dari olahan pondok.
“Soal SPPG bukan ditangani pesantren, tapi dari beliau, dari Kalitengah. Dan kami hanya menerima manfaat saja. Tidak benar kalau SPPG itu ada di pondok, tidak benar ya,” ujar KH. Abdul Wachid Harun, dilansir dari Kompas.
Adapun menu MBG yang disajikan pada saat itu nasi putih, telur orak arik, tempe bumbu bali, tumis buncit baby corn dan apel. (*)

Redaksi Mitrapost.com




