IHSG Menguat ke Level 6.639, 5 Saham Ini Berpotensi Alami Pergerakan Harga Signifikan

Mitrapost.comIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 6.639 atau naik 0,30 persen pada perdagangan Selasa (8/9/2026).

IHSG masih dalam fase konsolidasi dengan peluang bullish terbatas, sehingga saham dengan momentum kuat lebih menarik daripada mengejar seluruh pasar.

Berikut ini 5 saham potensial mengalami pergerakan signifikan pada Rabu (9/9/2026).

  1. BUMI — Bumi Resources Tbk

Saham BUMI layak diperhitungkan karena momentum harga sedang kuat. Kemudian likuiditas tinggi. Selain itu pendapatan perusahaan ini juga tumbuh serta laba meningkat tajam.

Didukung sektor batu bara yang saat ini menjadi katalis. Potensi kenaikan saham ini mencapai Rp240 — Rp250 atau 8% sampai 15%.

Namun ada risiko kenaikan cepat rawan profit taking, sensitif terhadap harga batu bara, beban bunga/keuangan meningkat, dan volatilitas tinggi.

  1. AMMN — Amman Mineral Internasional Tbk

Saham ini menarik untuk trading jangka pendek. Potensi kenaikan saham ini mencapai Rp4.600 — Rp4.800 atau naik 5% sampai 9%.

AMMN memperoleh katalis dari peningkatan produksi tembaga dan emas. Selain itu, katoda tembaga, emas murni, dan konsentrat berkontribusi pada tingginya penjualan. Ramp-up smelter menjadi salah satu faktor penting.

Didukung produksi logam meningkat, likuiditas tinggi, dan saham sedang mendapatkan momentum.

Namun ada risiko harga emas/tembaga berfluktuasi, saham sudah naik sehingga rawan profit taking, risiko operasional proyek, dan sentimen komoditas global.

  1. MBMA — Merdeka Battery Materials Tbk

Saham ini juga menjadi salah saham yang menarik. Potensi kenaikan saham ini mencapai 6% sampai 12% atau di kisaran Rp540 — Rp570.

Selain momentum harga, MBMA juga sedang menjadi perhatian setelah muncul kabar bahwa perseroan mempertimbangkan penerbitan depositary receipts di Hong Kong sebagai sumber pendanaan alternatif.

Didukung pertumbuhan pendapatan, EBITDA meningkat tajam, berbalik laba, tema kendaraan listrik atau baterai, adan ada momentum harga positif.

Namun ada risiko harga nikel sangat fluktuatif, kebutuhan modal besar, risiko ekspansi proyek, potensi aksi profit taking setelah kenaikan.

  1. AADI — Adaro Andalan Indonesia Tbk

Saham ini memiliki fundamental kuat. Kemudian laba dan pendapatan tumbuh. Skala laba juga sangat besar. Harga jual rata-rata batu bara mendukung. Serta likuiditas relatif baik.

Potensi kenaikan saham ini mencapai 4% sampai 8% atau di kisaran Rp12.200 — Rp12.600. Namun ada risiko harga batu bara global, volume penjualan, pelemahan komoditas, dan profit taking jika sektor tambang terkoreksi.

  1. ADRO — Alamtri Resources Indonesia Tbk

Saham ini memiliki fundamental yang cukup solid. Saham ini masih relatif volatil. Pertumbuhan laba yang jauh lebih cepat daripada pendapatan menjadi salah satu daya tarik fundamental ADRO.

Potensi kenaikan saham ini mencapai 3% sampai 7% atau Rp2.800 — Rp2.900. Didukung laba tumbuh tinggi, pendapatan meningkat, ada eksposur energi, potensi rebound teknikal, dan dividen menjadi daya tarik tambahan.

Namun ada risiko harga batu bara, fluktuasi komoditas, risiko transisi energi, dan resistance teknikal masih perlu ditembus. (*)

 

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati