Pati, Mitrapost.com – Presentase kerusakan jalan di kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih sekitar 20 persenan. Kondisi itu pun harus menjadi perhatian, apalagi Kabupaten Pati menginginkan menuntaskan perbaikan jalan di tahun 2027 mendatang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo mengatakan, 20 persen itu jika dihitung masih terdapat 200 kilometer jalan rusak di wilayahnya.
“Persentase mungkin masih ada kurang lebih 20 persen. Kalau di kilometer ya sekitar 200 an kilometer,” ujar Hasto.
Kerusakan jalan itu, kata dia, tersebar di wilayah Kabupaten Pati dengan kategori rusak berat. Dia menyebut, di antara sejumlah jalan rusak itu meliputi akses Tompegunung ke Duren wilayah Kecamatan Kayen.
“Contohnya kemarin yang rusak di Tompe-Duren, kemudian di daerah Cluwak itu di Ngablak-Sumur-Gerik juga, kemudian Jenggolo-Penggandan masih banyak PR juga,” terang dia.
Menurutnya, untuk menyelesaikan 20 persen jalan rusak itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati membutuhkan waktu 2 tahun lagi. Hal itu berdasarkan perhitungan perbaikan jalan per tahun yang mampu menangani 100 kilometer.
“Kalau melihat kemarin kan kita pembenahan kurang lebih menangani per tahunnya 100 kilometer. Itu masih 200 kilometer harusnya 2 tahun lagi sudah selesai,” jelasnya.
Lebih lanjut, dengan kerusakan jalan masih 20 persen, pihaknya berharap untuk perbaikan jalan dapat konsisten seperti tahun 2026 ini. Terlebih juga menggunakan aspal hotmix dengan kualitas yang baik.
“Berharapnya sama seperti 2026, biar konsisten untuk perbaikannya,” ujarnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com




