Pengerahan TNI Besar-besaran ke Jakarta Jadi Tanda Tanya

Mitrapost.com – Kabar pengerahan Tentara Nasional Indonesia (TNI) besar-besaran ke Jakarta pada Selasa (4/11/2026) menjadi tanda tanya.

Kabar beredar bahwa pasukan dikerahkan dari tiga matra TNI, salah satunya TNI Angkatan Laut (AL).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan bahwa pengerahan pasukan ini disebut sebagai bagian pelaksanaan tugas negara demi menjaga keutuhan negara.

Ia menyebut, pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa karena pihaknya harus siap siaga untuk menjalankan tugas dalam melindungi bangsa dan negara.

“Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia.

Namun ia tak mengungkapkan apa tujuan pengerahan personel tersebut dan jumlah detail prajurit yang dikirim ke Jakarta.

Publik menyoroti pengerahan personel TNI besar-besaran ini lantaran beriringan dengan terungkapkan kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto oleh mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan kawan-kawan.

Mantan Kapolri sekaligus Kepala Kantor Staf Presiden, Listyo Sigit Prabowo (LSP) sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN), Widyaiswara Kepolisian Utama TK1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Eko Hadi Santoso (EH).

Kemudian satu jenderal lain, SU yakni Irjen Slamet Uliandi masih berstatus sebagai saksi dalam perkara ini.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 258 KUHP dan atau Pasal 332 KUHP Ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 32 Ayat 1 UU ITE. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati