oleh

Warga AS Resmi dilarang Mengunduh Aplikasi TikTok dan WeChat

Mitrapost.com – Hari Minggu pekan ini, Kementerian Perdagangan Amerika Serikat bakal memblokir TikTok dan WeChat. Kebijakan ini sebagai tindak lanjut dari perintah eksekutif di pemerintahan Donald Trump.

Larangan yang dibuat mencakup distribusi ataupun keberadaan WeChat dan TikTok di App Store maupun Play Store. Terkait kebijakan ini, pihak Apple dan Google masih bungkam.\

Baca juga: 5 Inovasi Teknologi yang Bisa Kamu Gunakan Agar Tetap Sehat Selama PSBB

Bagi pengguna yang telah mengunduh dan menginstal aplikasi tersebut bakal tetap bisa menggunakannya. Sayangnya, mereka tak bisa lagi memperbarui aplikasi tersebut, demikian dikutip detikINET, Sabtu (19/9/2020).

“Perubahan pada hari minggu malam adalah (pengguna TikTok) tak bisa lagi memperbarui aplikasi,” ujar Wilbur Ross, Menteri Perdagangan AS.

Baca juga: TikTok Incar Pendiri Instagram untuk Dijadikan CEO

Di samping itu, kebijakan pemblokiran terhadap WeChat meliputi hal yang lebih kompleks. Tak hanya pelarangan penggunaan, bahkan menyediakan akses internet yang terkait dengan WeChat merupakan sesuatu yang ilegal.

Di atas kebijakan pemblokiran TikTok dan WeChat, sebelumnya Pemerintah AS berencana hal itu tak akan berdampak pada konsumen dan juga pegawai TikTok maupun WeChat di AS.

Baca juga: Dicekal, TikTok Gugat Donald Trump

Meski ke dua aplikasi tersebut mendapat ultimatum dari Trump, pegawai Tiktok dan WeChat bakal tetap bisa menerima gaji dan berbagai tunjangan. Tak hanya itu, mereka juga tetap bisa bekerja tanpa melanggar aturan tersebut.

“Langkah yang diambil hari ini menunjukkan kalau Presiden Trump akan melakukan semua hal yang ia bisa lakukan untuk menjamin keamanan nasional dan melindungi warga AS dari ancaman Partai Komunis China,” ujar Ross.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait