Pati, Mitrapost.com – Joni Kurnianto, politisi partai Demokrat di Kabupaten Pati menilai ada yang janggal dalam pengesahan UU Cipta Kerja.
Saat ikut memantau jalanya proses sidang paripurna DPRD RI kemarin (6/10/2020) di televisi, Joni sempat melihat ada hal yang ganjal dalam proses persidangan tersebut.
“Kami dari Pati melihat di televisi kemarin terkait dengan pandangan umum untuk masalah Rancangan Undang-Undang, tentunya yang dari eksekutif menyampaikan terlebih dahulu. Padahal seharusnya fraksi dulu baru di tanggapi eksekutif dan ini kebalik. Jadi kami melihat ini ada suatu hal yang aneh,” ujar Joni yang merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati, Rabu (7/10/2020).
Baca juga: Narso: UU Cipta Kerja Tak Berpihak pada Buruh, Tapi Pro Investor
Tak hanya itu, pihaknya juga menyayang insiden mikrofon yang dimatikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani saat anggota DPR dari partai Demokrat menyampaikan sanggahan atau penolakan pengesahan UU Cipta Kerja.
Menurutnya jika memang UU Cipta Kerja baik untuk masyarakat seharusnya perancangannya dibuka secara transparan, bukan ditutup-tutupi.
“Kemarin saat kita melihat di televisi partai kita hendak memberikan sanggahan malah mikrofonya dimatikan dan hal itu sangat tidak demokratis,” ujar Joni saat melakukan konfrensi pers di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati Selasa (6/10/2020).
Baca juga:
- Ketok Palu UU Cipta Kerja, Berikut ini Pasal-pasal Kontroversial Perkara Ketenagakerjaan
- Gubernur DKI Lantik Sekda Baru Gantikan Saefullah yang Telah Tutup Usia karena Covid-19
- 5.708 Ekstasi dari Tangkapan di 2 TKP Dimusnahkan Polda Jateng
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur : Ulfa PS
Wartawan Area Kabupaten Pati






